Jamaah Haji Bersiap Wukuf di Padang Arafah

Antara, · Senin 19 Juli 2021 10:53 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 18 2442746 jamaah-haji-bersiap-wukuf-di-padang-arafah-svGr0rNhLn.jpg Jamaah haji. (Foto: Ant)

MAKKAH - Jemaah haji berkumpul untuk melaksanakan puncak ibadah haji di Arab Saudi. Jamaah yang telah berkumpul untuk wukuf ini sudah mendapatkan vaksin.

Ini adalah tahun kedua Kerajaan Arab Saudi melarang jemaah dari luar negeri akibat pandemi dan juga pembatasan akses masuk dari pihak kerajaan.

Berpakaian putih dan membawa payung agar terlindung dari teriknya matahari, 60.000 warga negara dan mukimin di Arab Saudi melaksanakan ibadah haji. Jumlah itu jauh menurun dibandingkan dengan sekitar 2,5 juta jemaah pada 2019, tapi lebih banyak dari sekian ribu jamaah yang berhaji pada 2020.

"Saya memohon kepada Allah untuk menghentikan virus corona ini, yang membuat kami sangat takut dan membuat keadaan menjadi sangat sulit," kata jemaah asal Palestina, Hassan Jabari.

Baca juga: Perbedaan Mencolok Pelaksanaan Haji Sebelum dan Sesudah Pandemi Covid-19


Baca juga: Konsul Haji KJRI Jeddah ke Calon Jamaah Haji Indonesia : Tetap Bersabar

Arab Saudi merupakan rumah bagi tempat-tempat paling suci bagi umat Islam di Mekah dan Madinah. Pihak kerajaan berusaha memastikan keamanan dan kelancaran ibadah tahunan itu, yang pernah diwarnai insiden desak-desakan, kebakaran dan kerusuhan.

Saat virus corona menjadi kekhawatiran besar tahun ini, otoritas Arab Saudi telah membatasi akses hanya bagi jemaah berusia 18-65 tahun yang telah divaksin COVID-19 secara lengkap dan tidak mengidap penyakit kronis.

Untuk mengurangi interaksi manusia dan memastikan jarak fisik, robot-robot digunakan untuk menyemprotkan disinfektan di dalam dan halaman Masjidil Haram, juga untuk membagikan botol-botol air zamzam yang dipompa dari sumur suci di Mekah.

Kamera termal di pintu masuk Masjidil Haram memantau suhu pengunjung. Sekitar 3.000 mobil listrik disiapkan bagi para jemaah, yang mengenakan gelang pengenal elektronik yang terhubung dengan GPS.

Sejak Sabtu, beberapa kelompok kecil jemaah dengan mengenakan masker melakukan tawaf mengelilingi Ka'bah, bangunan paling suci dalam Islam yang menjadi kiblat atau arah menghadap saat shalat. Para petugas kesehatan memantau aktivitas mereka.

Jemaah kemudian melakukan perjalanan menuju Mina, 7 km timur laut dari Masjidil Haram di Mekah, untuk melaksanakan wukuf (berdiam diri) di Padang Arafah, di mana Nabi Muhammad menyampaikan khutbah terakhirnya.

Sekitar 500 relawan kesehatan disiapkan untuk memberikan bantuan medis. Sebanyak 62 layar juga dipasang untuk menyiarkan pesan-pesan pencegahan COVID dalam berbagai bahasa.

Selama bertahun-tahun pihak kerajaan menghabiskan miliaran dolar agar pertemuan keagamaan terbesar di dunia itu berlangsung lebih aman.

Penyelenggaraan ibadah haji menjadi salah satu sumber pendapatan utama Arab Saudi dari penginapan, transportasi, biaya dan pembelian buah tangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini