JAKARTA - Penggiat budaya Jawa, Kanjeng Pangeran Norman Hadinegoro mengutip Serat Ronggowarsito bahwa nanti saatnya jaman Kalabendu akan berlalu sirna dari Ibu pertiwi: Sekarang dunia dilanda kepanikan dengan munculnya virus covid 19. Rakyat panik, putus asa dan Pemimpin berikhtiar melindungi rakyat dengan segala kemampuan.
"Semoga Jaman Kalbendu cepat berlalu dan inilah kutipan serat Ronggowrsito ,"paparnya.
-Mulyaning jenengan nata, ing kono raharjanira, karaton ing tanah Jawa, mamalaning bumi sirna, sirep dur angkaramurka.
Atas izin Allah SWT, zaman Kalabendu akan hilang, berganti zaman dimana tanah Jawa/Indonesia menjadi makmur, hilang kutukan bumi dan angkara murkapun mereda.
-Marga sinapih rawuhnya, nata ginaib sanyata, wiji wijiling utama, ingaranan naranata, kang kapisan karanya, adenge tanpa sarana, nagdam makduming srinata, sonya rutikedatonnya.
(Baca juga: Mahfud MD Sholat Idul Adha di Rumah Dinas, Tunda Sungkeman ke Ibu)
Kedatangan pemimpin baru tidak terduga, seperti muncul secara gaib, yang mempunyai sifat-sifat utama.
-Lire sepi tanpa srana, ora ana kara-kara, duk masih keneker Sukma, kasampar kasandhung rata, keh wong katambehan ika, karsaning Sukma kinarya, salin alamnya, jumeneng sri pandhita.
Datangnya tanpa sarana apa-apa, tidak pernah menonjol sebelumnya, pada saat masih muda, banyak mengalami halangan dalam hidupnya, yang oleh izin Allah SWT, akan menjadi pemimpin yang berbudi luhur.
(Baca juga: Ucapkan Selamat Idul Adha, Jokowi: Pandemi Covid-19 Bisa Dilalui dengan Pengorbanan)
-Luwih adil paraarta, lumuh maring branaarta, nama Sultan Erucakra, tanpa sangakan rawuhira, tan ngadu bala manungsa, mung sirollah prajuritnya, tungguling dhikir kewala, mungsuh rerep sirep sirna.