Dipenjara Sejak Kudeta Myanmar, Penasihat Aung San Suu Kyi Meninggal Terpapar Covid-19

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 21 Juli 2021 11:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 21 18 2443686 dipenjara-sejak-kudeta-myanmar-penasihat-aung-san-suu-kyi-meninggal-terpapar-covid-19-04SUH3blcF.jpg ilustrasi. (Foto: Reuters)

YANGON - Politisi Myanmar Nyan Win, yang merupakan penasihat pemimpin sipil Aung San Suu Kyi, telah meninggal karena Covid-19, demikian dilaporkan partainya. Nyan Win dipenjara bersama tokoh-tokoh kunci lainnya setelah kudeta 1 Februari, yang menjerumuskan negara itu ke dalam kekacauan.

Politisi berusia 78 tahun itu meninggal pada Selasa (20/7/2021) di rumah sakit, di mana ia dipindahkan pekan lalu dari Penjara Insein Yangon, kata partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dalam sebuah pernyataan yang dilansir RT.

BACA JUGA: AS Kecam Genosida dan Kekejaman di 6 Negara, Myanmar hingga Suriah 

"Kami berjanji untuk terus berjuang untuk tugas kami yang belum selesai, untuk mengakhiri kediktatoran di negara ini dan untuk mendirikan Persatuan Demokrat Federal," kata partai itu, sambil menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan teman-teman pejabat tersebut. Win adalah seorang pengacara dan penasihat senior Suu Kyi, yang digulingkan oleh militer negara itu selama kudeta 1 Februari.

Myanmar telah mengalami lonjakan tingkat infeksi Covid-19 akhir-akhir ini. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menggambarkan situasinya sebagai “lonjakan yang mengkhawatirkan” dalam kasus-kasus baru. Menurut statistik resmi, Myanmar mencatat lebih dari 230.000 kasus dan lebih dari 5.000 kematian sejak awal pandemi.

BACA JUGA: Serbu Kota, Tentara Myanmar Tewaskan Setidaknya 25 Orang 

Angka-angka tersebut mungkin terlihat relatif baik, terutama mengingat populasi besar Myanmar hampir 58 juta, namun situasi sebenarnya dikhawatirkan akan jauh lebih buruk. Tingkat pengujian virus corona di Myanmar masih minim, sementara tingkat tes positif melonjak dari sekira 22% menjadi 40% hanya dalam dua pekan, menurut data PBB.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini