Lagi, Jenazah Covid-19 Diambil Paksa Keluarga dengan Mobil Bak Terbuka

Mohamad Yan Yusuf, MNC Portal · Kamis 22 Juli 2021 12:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 22 340 2444284 lagi-jenazah-covid-19-diambil-paksa-keluarga-dengan-mobil-bak-terbuka-eDMYyIYvUQ.png Jenazah Covid-19 diambil paksa keluarga (Foto : Instagram/@centul.22)

JAKARTA - Aksi pengambilan paksa jenazah Covid-19 kembali terjadi di RS Siloam Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (21/7/2021) kemarin. Kejadian ini merupakan kali kedua dalam sepekan terakhir.

Peristiwa ini lantas viral di media sosial usai akun instagram @cetul.22 mempostingnya kemarin. Sedikitnya 12 ribu pengguna instagram tercatat telah menonton video itu.

"Pasien RS Siloam dinyatakan positif Covid tanpa menunjukkan hasil tes PCR akhirnya keluarga bawa jenazah pulang ke rumah. Kejadian Hari ini. PENGAMBILAN PAKSA PASIEN MENINGGAL POSITIF ANTIGEN C19 OLEH KELUARGA DI RS SILOAM KOTA KUPANG," tulis sang admin dalam keterangan yang ditulis.

Dalam video itu memperlihatkan bagaimana sekelompok orang yang diduga keluarga melakukan pengambilan paksa kepada pasien yang bernama Laus Hardimas Hana (27) yang telah terbungkus kantung jenazah dan diketahui positif Covid-19. Para keluarga kemudian membawa langsung jenazah dan langsung membawanya ke mobil bak terbuka.

Sejumlah petugas nakes yang menggunakan pakaian APD tampak melarang warga yang hendak membawanya. Mereka kemudian terlihat berkumpul di depan jalan rumah sakit yang kali itu terlihat padat karena peristiwa ini.

Mereka tak bisa berbuat banyak dan menghalau keluarga jenazah lantaran terlihat karena adanya intimidasi dari pihak keluarga yang berusaha menahan upaya Nakes.

Baca Juga : 8 Juta Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Indonesia

Dalam keterangannya dijelaskan awalnya, Laus Hardimas masuk rumah sakit hendak melakukan operasi kanker prostat yang diderita dan ditangani langsung oleh dr Firman Nugroho. Namun, menjelang pagi, pasien dinyatakan meninggal dunia oleh tim Medis RS.Siloam dan hasil rapid test antigen terhadap pasien menyatakan hasil positif Covid-19.

Kecewa dengan itu, sekira pukul 11.30 WITA, pihak keluarga membawa paksa jenazah pasien menuju ke rumahnya di Kelurahan Alak, Kecamatan Alak, Kota Kupang.

Hingga berita ditulis, admin akun menyebutkan Polres Kupang Kota bersama dengan Satgas Covid-19 Kota Kupang sedang berupaya berkoordinasi dengan pihak keluarga di rumah duka guna pemakaman jenazah menggunakan prokes Covid-19 di TPU Fatukoa.

Belum ada keterangan resmi dari aparat kepolisian atau dari pihak rumah sakit terkait viralnya video tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini