Kemudian, pihaknya segera menyiapkan ruang publik untuk seniman dan budayawan, termasuk promosi pariwisata secara terintegrasi antara pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota.
"Ini semua sedang berproses, termasuk untuk company (perusahaan) industri pariwisata yang lain, seperti relaksasi, penundaan pajak dan diskon listrik hingga air. Itu salah satu keinginan asosiasi, semuanya sedang berproses," katanya.
Salah seorang tokoh seniman di Jabar, Tisna Sanjaya menilai bantuan ini merupakan kewajiban pemerintah yang harus diapresiasi. Dia berharap, bantuan bagi para pelaku seni dan budaya terus bertambah serta meluas.
"Jangan dilihat besar kecilnya bantuan, tapi lihat niat dan solusi dari pihak pemerintah itu sudah lebih dari apapun. Alhamdulilah, hatur nuhun kang Kang Emil dan Pemprov Jabar. Mudah-mudahan bantuan bisa diberikan secara adil, semua dapat. Mudah-mudahan diikuti juga oleh pemkot, pemkab karena ini memang sangat penting," katanya.
(Qur'anul Hidayat)