Istri Pasien Covid-19 yang Dipukuli Warga Lapor Polisi

Robert Fernando H Siregar, Okezone · Minggu 25 Juli 2021 05:15 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 25 608 2445550 istri-pasien-covid-19-yang-dipukuli-warga-lapor-polisi-4y8zhs6gGX.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

TOBA - Lisbet Sitorus (43), istri dari Selamat Sianipar (45), pasien Covid-19 yang dipukuli warga melapor ke Polres Toba pada Sabtu 24 Juli 2021. Mereka merupakan penduduk Dusun III, Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara.

Lisbet Sitorus melaporkan pelaku penganiayaan suaminya yang terjadi Kamis 22 Juli 2021, sekira Pukul 17.00 WIB, tepatnya di Desa Pardomuan Silaen Toba.

Salinan Laporan Polisi yang diperoleh Okezone, Sabtu 24 Juli 2021 dari pihak keluarga, tertuang pada LP/B/270/VII/2021/SKPT/Polres Toba Polda Sumut dan terlapor Erik Sianipar (50) yang merupakan perangkat Desa Pardomuan Silaen Toba, dan kawan kawan.

Baca Juga:  Warga Diminta Lapor Polisi jika Temukan Praktik Calo Kremasi

Perkara tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi Kamis 22 Juli 2021, sekira pukul 17.00 WIB, di Desa Pardomuan Silaen Toba.

Kapolres Toba, AKBP Akala Fikta Jaya, dikonfirmasi awak media ini melalui pesan WhatsApp, belum ada jawaban.

Kronologi kejadiannya, Selamat Sianipar (45), penduduk Dusun III, Desa Pardomuan, Kecamatan Silaen, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, pasien dinyatakan positif terpapar Covid-19 berdasar hasil swab antigen pada Rabu 21 Juli 2021, di klinik IT DEL Laguboti Toba. Lalu, di isolasi mandiri di sebuah gubuk tanpa penerangan listrik di desanya.

Baca Juga:  Menag Terbitkan Aturan Prokes dan Kegiatan Keagamaan saat PPKM, Berikut Isinya

Kasubbag Humas Polres Toba, Iptu Bungaran Samosir menjelaskan, Rabu 21 Juli 2021, sekitar pukul 17.00 WIB, pasien keluar dari tempat isolasi mandiri dan datang ke rumahnya yang beralamat di Dusun III Desa Pardomuan Silaen Toba.

"Kamis 22 Juli 2021, sekira pukul 17.00 WIB, pasien mengalami depresi dan meludahi tangannya serta ingin menyentuh masyarakat sekitar Desa Pardomuan, agar ikut terpapar Covid-19. Sehingga masyarakat marah dan memukulnya dengan kayu, hingga dia (pasien) melarikan diri ke hutan di Seputaran Desa Pardomuan Silaen Toba," terang Iptu Bungaran Samosir kepada Okezone, Sabtu (24/7/2021).

Baca Juga: Kabur dari Tempat Isolasi dan Ludahi Warga, Pasien Covid-19 Ini Dipukuli

Iptu Bungaran Samosir mengatakan, Jumat 23 Juli 2021, sekira pukul 10.00 WIB, pasien terpapar Covid-19 tersebut diamankan masyarakat setempat dari depan Gereja HKBP Desa Pardomuan Silaen Toba untuk mengantarkan pasien positif Covid-19 itu ke Rumah Sakit Porsea Toba.

"Jumat 23 Juli 20219, sekitar pukul 18.00 WIB, pasien positif covid-19 Selamat Sianipar melarikan diri dari Rumah Sakit Porsea Toba," sebut Iptu Bungaran Samosir.

Sabtu 24 Juli 2021, sekitar 11.30 WIB, ujar Iptu Bungaran Samosir, pasien positif Covid-19 Selamat Sianipar ditemukan di depan perumahan Del Sitorus tepatnya si Desa Siantar Narumonda VI, Kecamatan Siantar Narumonda Toba dan langsung di bawa ke Puskesmas Silaen.

"Namun, karena masyarakat Desa Pardomuan Silaen Toba merasa ketakutan akan penyebaran Covid-19 serta antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, lalu saat ini pasien terpapar Covid-19 itu dibawa Ke Rumah Sakit Porsea untuk dirawat," pungkas Iptu Bungaran Samosir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini