Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mendagri Minta Gubernur Papua Tidak Gunakan Istilah Lockdown, tapi PPKM Berlevel

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 26 Juli 2021 |15:10 WIB
Mendagri Minta Gubernur Papua Tidak Gunakan Istilah Lockdown, tapi PPKM Berlevel
Mendagri Tito Karnavian. (Dok Puspen Kemendagri)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengaku sudah berkomunikasi dengan Gubernur Papua Lukas Enembe terkait rencana pemberlakuan lockdown.

Dalam perbincangan itu, Tito meminta Lukas tidak menggunakan istilah lockdown, tetapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berlevel, sebagaimana telah diputuskan pemerintah pusat.

"Ini saya sudah komunikasikan ke Pak Gubernur. Jadi, kita gunakan istilah PPKM level 4 level 3, bukan istilah lockdown. Kalau lockdown nanti masyarakat jadi bingung. Belum tentu seluruh masyarakat memahami arti lockdown," kata Tito saat jumpa pers secara virtual dari Kantor Presiden, Jakarta, Senin (26/7/2021).

Tito mengungkapkan dirinya sudah berkomunikasi dengan Gubernur Papua tadi pagi. Ia mengingatkan, dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 25 Tahun 2021 terdapat 3 daerah di luar Jawa-Bali yang masuk dalam level 4.

Sebanyak 3 daerah non Jawa-Bali yang masuk dalam level 4 itu yakni Kota Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke, di Papua.

"Nah, ini dapat diterapkan substansinya sama dengan level 4 daerah lain. Artinya, pembatasan kegiatan masyarakat yang sangat ketat. Kemudian ada sejumlah juga yang masuk dalam level 3, termasuk Kabupaten Jayapura yang nantinya akan jadi venue untuk PON juga," tutur Tito.

Lebih lanjut, Tito mengatakan istilah PPKM berlevel lebih jelas dan detail ketimbang menggunakan istilah lockdown. Ia pun sudah meminta Gubernur Papua untuk segera menggelar rapat dengan Forkopimda untuk melaksanakan PPKM berlevel tersebut.

Baca Juga : Mendagri : Tanpa Banyak Bicara, Makan 20 Menit Cukup

"Kalau PPKM level 4, 3, 2 secara rinci, rigid sekali bentuk-bentuk apa saja sektor kegiatan yang dibatasi. Saya sudah minta Pak Gubernur untuk melaksanakan rapat Forkopimda hari ini, menindaklanjuti ini, berlaku sampai tanggal 2 Agustus. Nanti kita evaluasi lagi," ujarnya.

"Kita berharap terjadi penurunan kasus di Papua seperti harapan Bapak Gubernur dan masyarakat di sana. Kemudian BOR juga makin menurun, makin longgar sehingga dengan demikian nanti kalau memang belum, ya kita akan masuk level 4 lagi untuk berikutnya untuk beberapa wilayah Papua tadi, Jayapura, Mimika, Merauke. Kalau seandainya indikatornya baik, tentu bisa kita turunkan levelnya nantinya," tutur Tito.

Sebelumnya, Gubernur Papua Lukas Enembe berencana melockdown wilayahnya demi menekan penularan virus corona. Rencana penutupan daerah tersebut diperkirakan berlangsung pada 1 hingga 31 Agustus 2021.

"Penutupan tersebut diperkirakan berlangsung pada 1 Agustus-31 Agustus 2021," kata Rifai di Kota Jayapura, Papua, Kamis 20 Juli 2021. Namun demikian, rencana kebijakan ini masih akan dibahas lagi bersama Forkopimda dan Satgas Covid-19 setempat.

(Erha Aprili Ramadhoni)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement