JAKARTA - Pencurian di sebuah toko emas cukup sering terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Pelakunya bahkan berani mengancam pemilik dan pegawai toko dengan senjata api.
Tak jarang, para pelaku juga beraksi di tengah suasana yang ramai. Berikut adalah deretan kasus perampokan toko emas.
1. Banyuwangi, Jawa Timur
Kasus perampokan toko emas di Banyuwangi ini terjadi pada 12 Maret 2021 siang. Kejadian itu terekam jelas oleh kamera pemantau yang ada di toko tersebut.
Sebelum menggondol emas seberat 3,7 kg atau setara dengan Rp 2 miliar, pelaku mengancam akan menembak pemilik toko. Akibatnya, pemilik toko beserta para pegawainya pun tidak bisa berkutik. Kejadian ini lantas ditangani oleh Polres Genteng, Banyuwangi setelah pemilik toko melaporkan kejadian yang menimpanya.
2. Semarang, Jawa Tengah
Kasus selanjutnya terjadi di Semarang, Jawa Tengah. Pelaku pencurian tak lain adalah petugas keamanan yang bekerja di sebuah toko emas. Ia menjalankan aksinya pada Maret 2021.
Ketika itu, tersangka yang berinisial A, sedang bertugas mengantarkan uang untuk disetor ke bank bersama pegawai lain, ND. A mengaku tergiur melihat sebanyak Rp 429 juta yang ada. Ia lantas menodongkan pistol jenis airgun ke arah ND dan mengambil uang tersebut.
Ketika sampai di rumah, tersangka menyerahkan uang hasil curian sebanyak Rp 150 juta kepada sang istri. Sisa uang tersebut kemudian dibelikan sepeda motor dan beberapa buah telepon genggam. Tersangka lantas dibekuk polisi di wilayah Kendal, bersama 2 orang rekannya yang juga menikmati uang hasil curian.