JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengajak elemen masyarakat menggelar atau ikut serta dalam vaksinasi Covid-19 guna mengendalikan pandemi Covid-19 di Ibu Kota.
Dia pun mendorong agar kampus, rumah ibadah, sampai dengan swasta bisa menggelar vaksinasi guna mengejar target seluruh warga Ibu Kota telah divaksin pada Agustus mendatang
"Semua unit kegiatan unit usaha semua juga mulai dari instansi pemerintah sampai swasta bahkanmasyarakat semua kita dorong. Masjid, sekolah, kampus untuk selenggarakan vaksin dalam rangka percepatan vaksinasi daripada warga DKI. Terkait adanya influencer kita akan cek," ujarnya, Kamis (29/7/2021).
Baca juga: Pemprov DKI Optimis Pandemi Covid-19 Picu Prestasi
Sebelumnya, Ariza mengingatkan bahwa meskipun vaksinasi merupakan program nasional namun pelaksanaannya tetap harus menerapkan prokes guna mencegah penyebaran virus corona.
"Sekalipun kita melaksanakan program vaksinasi sebagai program nasional yang penting, tetap kita harus memperhatikan protokol kesehatan agar tidak terjadi interaksi dan kerumunan yang dapat menimbulkan penyebaran Covid-19," tambahnya.
Baca juga: Kunjungi Pesantren Darunnajah, Wagub DKI Ariza Mengaku Dapat Ilmu Agama Islam yang Bermanfaat
Ia menambahkan, pada tanggal 1 Juli vaksin kedua dengan menggunakan sinovac. Di posting hari selama tanggal 27 T mengklaim bahwa telah menerima booster vaksin ketiga.
"Kami sudah lihat juga tidak ada di daftar hadir, tidak ada di verifikasi dokumen tenaga medis artinya yang bersangkutan tidak melakukan booster atau melakukan vaksinasi ketiga di DPRD," tambahnya.
Agus kembali menjelaskan, pihaknya sejak Mei bahkan April sudah melakukan untuk vaksin pertama dan kedua di bulan April. "Memang diawali dari anggota dewan dulu terus pegawai sekretariat DPRD beserta yang bekerja di gedung ini namun menggunakan sinovac dan astrazrneca itu pun di bulan Juni Astrazeneca. Hanya beberapa kali Astrazeneca baru masuk lagi ke sinovac," terangnya.
Baca juga: Wagub Ariza: Siapa pun Tak Pantas Ambil Keuntungan di Masa Pandemi Covid-19
"Karena memang dari Dinkes kita koordinasikan ke PPKP di balai kota yang mereka berikan dua jenis itu, sinovac dan astrazeneca tapi lebih banyak sinovac. Kita terus tuh Memang setiap hari karena melalui bit ly kami diminta report setiap hari. Tim medis kami bekerja sangat keras dari pagi sampai sore karena lapornya setiap hari. Berapa yang divaksin per hari. sasaran vaksinnya sudha ditetapkan berapa yang divaksin. itu seluruhnya dilaporkan setiap hari," sambungnya.
(Fakhrizal Fakhri )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.