Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berakhir Besok, Anies : Bukan soal PPKM Level 4, tapi Keselamatan

Muhammad Refi Sandi , Jurnalis-Minggu, 01 Agustus 2021 |16:48 WIB
Berakhir Besok, Anies : Bukan soal PPKM Level 4, tapi Keselamatan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto : MNC Portal/Refi Sandi)
A
A
A

JAKARTA - Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 akan segera berakhir pada 2 Agustus 2021. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan, evaluasi PPKM akan bersamaan dengan pemerintah pusat.

"Evaluasinya akan bersamaan dengan pemerintah pusat. Ini bukan soal PPKM Level 4, 3, tapi ini soal keselamatan," kata Anies di Taman Margasatwa Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (1/8/2021).

"Jadi, mari sama-sama kurangi kegiatan kecuali memang urgen memang apa mendasar selebihnya tetap di rumah," ucapnya.

Kemudian, Anies menyinggung soal mobilitas di Jakarta bisa dimulai apabila semua sudah divaksin.

"Kegiatan (mobilitas) akan bisa dimulai di Jakarta kalau semua sudah divaksin. Saya beri contoh kegiatan yang harus menempel dekat, potong rambut. Contohnya potong rambut ini sulit untuk jaga jarak yah. Maka

yang punya potong rambut harus sudah vaksin supaya yang mau potong rambut harus sudah vaksin ke potong rambut. Supaya apabila terjadi penularan maka kemungkinan mengalami tanpa gejala atau gejala ringan. Jadi, kita menggunakan vaksin itu sebagai cara untuk megurangi risiko. Apakah vaksin mencegah tidak, tapi bila sampai terpapar Insya Allah risikonya kecil," ujarnya.

Baca Juga : Dorong Masyarakat Turunkan Level PPKM, Kapolri Ingin Roda Ekonomi Warga Segera Bergerak

Sementara itu, Anies menyebut bagi masyarakat yang terkendala komorbid maupun baru sembuh Covid-19 dan tidak bisa vaksinasi cukup tunjukan keterangan dokter.

"Mereka yang tidak boleh vaksin. Bagi mereka yang belum vaksin karena alasan medis atau baru sembuh dari Covid-19 tinggal menyerahkan keterangan dari dokter, maka mereka bisa dikecualikan," tuturnya.

Lebih lanjut, Anies mengimbau kepada masyarakat yang tidak bisa divaksin untuk menjaga diri di rumah agar tidak berpotensi tertular.

"Anjuran saya menjaga dirilah di rumah supaya tidak berpotensi menular. Karena hal seperti ini pengalaman kami. Jadi malah resikonya dobel, saya anjurkan bagi penyintas bagi yang baru sembuh bawa surat keterangan aja," tuturnya.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement