JAKARTA - Pemerintah akan terus menggalakkan testing Covid-19 untuk menangani kenaikan kasus di luar Pulau Jawa. Saat ini kasus Covid-19 di sejumlah provinsi luar Pulau Jawa meningkat.
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi mengatakan, testing, lacak, dan isolasi merupakan hal penting dalam penanganan kasus. Jika testing renda, dapat berakibat fatal.
"Dari sisi deteksi testing, lacak, isolasi, ini yang paling penting. Kalau ini terlampau rendah katakan telat mengetahui siapa yang kena sehingga kematian tinggi," ucapnya saat konferensi pers virtual, Senin (2/8/2021).
Ia mengatakan, tingginya tingkat kematian lantaran banyak pasien telat masuk rumah sakit. Telatnya pasien dapat menjalani perawatan di RS tersebut juga dipengaruhi kurangnya testing yang dilakukan.
"Kenapa kematian tinggi karena orang masuk rs sudah telat karena testing kurang banyak," ujarnya.
Karena itu, testing akan digalakkan dengan melihat positivity rate di kabupaten/kota.
"Kalau di atas 25 persen lebih, beberapa kabupaten/kota positivity rate, kita testing harus lebih banyak lagi ini targetnya sudah masuk," ujarnya.
Baca Juga : Menkes : Puncak Covid-19 di Pulau Jawa Sudah Terlampaui
Hal itu agar pasien positif cepat terdeteksi. Selain itu, pasien tersebut juga cepat mendapatkan perawatan sehingga bisa meminimalkan penularan.
"Supaya lebih cepet tahu siapa yang sakit, cepat karantina supaya tidak menularkan dan yang butuh perawatan cepat kita rawat," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.