Bobby Nasution Peringatkan Rumah Sakit Jangan Ambil Kesempatan ke Pasien Covid-19

Wahyudi Aulia Siregar, Okezone · Kamis 05 Agustus 2021 17:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 05 608 2451480 bobby-nasution-peringatkan-rumah-sakit-jangan-ambil-kesempatan-ke-pasien-covid-19-Bn45daYa9X.jpg Wali Kota Medan Bobby Nasution

MEDAN - Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, mengancam akan menutup rumah sakit yang melakukan pungli kepada keluarga maupun pasien Covid-19.

Ancaman itu disampaikan Bobby saat meninjau isolasi lingkungan 23, Jalan Nilam Simalingkar, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (5/8/2021).

Bobby menegaskan, rumah sakit harus mematuhi aturan terkait penanganan pasien Covid-19. Di mana dalam aturan tersebut dinyatakan bahwa pendanaan penanganan pasien Covid-19 seluruhnya ditanggung oleh pemerintah.

Sehingga jika ada rumah sakit yang meminta biaya atas penanganan pasien Covid-19 sudah pasti merupakan pungli dan melanggaran aturan.

"Kalau ada rumah sakit yang minta biaya, itu akan kita tegur nanti. Kita akan lihat apa sudah ikuti peraturan, jangan ambil kesempatan. Ini sudah jelas biayanya ditanggung pemerintah. Kalau nanti rumah sakit minta-minta uang, kalau perlu kita tutup aja yang seperti itu, nggak bagus seperti itu malah menyulitkan masyarakat," kata Bobby.

Baca Juga : Angka Kesembuhan Covid-19 Bertambah 39.726, Paling Banyak Jabar dengan 9.632 Orang

Bobby menjelaskan, pembiayaan dalam penanganan pasien covid-19 seluruhnya ditanggung oleh pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Bahkan, warga yang tidak masuk dalam kategori pembiayaan seperti orang tanpa gejala (OTG) akan ditanggung oleh Pemko Medan selama menjalani isolasi mandiri.

"Yang tidak ditanggung Kemenkespun seperti OTG sudah kami tanggung kalau itu masuk ke fasilitas isolasi terpusat, itu gratis semua," pungkasnya.

Atas hal itu, Bobby mengimbau masyarakat yang dimintai biaya oleh pihak rumah sakit dalam perawatan pasien covid-19 agar melaporkan hal tersebut kepada mereka.

"Kalau ada yang minta-minta biaya untuk penanganan kasus covid jangan mau, laporkan ke kami," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini