Share

Dua Wilayah di Jatim Capai Herd Immunity, Ketua DPD: Daerah Lain Harus Cepat Susul

Tim Okezone, Okezone · Sabtu 07 Agustus 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 07 519 2452447 dua-wilayah-di-jatim-capai-herd-immunity-ketua-dpd-daerah-lain-harus-cepat-susul-niL6Zv47z4.jpg Ketua DPD LaNyalla Mattalitti (Foto: Istimewa)

SURABAYA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi kepada dua daerah di Jawa Timur yang telah mencapai herd immunity (kekebalan komunal) dari Covid-19. LaNyalla berharap prestasi tersebut bisa diikuti oleh daerah lain.

Pemprov Jawa Timur melaporkan capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Mojokerto dan Kota Surabaya telah mencapai angka 70 persen, yang merupakan batas ambang herd immunity.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 Jatim, hingga Jumat 6 Agustus 2021, vaksinasi di Kota Mojokerto untuk dosis pertama telah mencapai angka 93,93 persen dan dosis kedua telah mencapai angka 30,42 persen.

Sementara itu capaian dosis pertama vaksinasi Covid-19 di Kota Surabaya sebesar 69,45 persen, dan untuk dosis kedua mencapai 37,74 persen. Jumlah tersebut belum termasuk pelaksanaan vaksinasi pada hari Jumat kemarin.

“Sebuah prestasi yang baik dilakukan Provinsi Jawa Timur. Karena pelaksanaan vaksinasi di dua wilayahnya telah mencapai target 70 persen, sehingga dapat dikatakan telah memenuhi persyaratan memasuki herd immunity,” kata LaNyalla saat reses di Jawa Timur, Sabtu (7/8/2021).

Baca juga: Distribusi Vaksin Timpang, Ketua DPD RI: Pemerintah Harus Petakan Daerah Prioritas

Pemprov Jatim akan melakukan vaksinasi terhadap 31.826.206 penduduk. Sehingga ditargetkan dalam sehari bisa disuntikan 315 ribu dosis vaksin. Hal ini dilakukan agar mencapai herd immunity pada HUT ke-76 Provinsi Jatim, 10 Agustus 2021.

LaNyalla berharap pemerintah pusat memberi dukungan terhadap target ini, mengingat saat ini terjadi keterbatasan stok vaksin di Jatim.

Baca juga: Cari Nafkah hingga Ruang Isolasi Covid-19, Ketua DPD Minta Nasib Pedagang Diperhatikan

“Faktor percepatan vaksinasi di daerah salah satunya dipengaruhi oleh seberapa cepat Pemda bekerja. Pemprov Jatim telah membuktikan komitmennya dalam mendukung program vaksinasi nasional, tapi jika upaya Pemda tidak didukung oleh ketersediaan stok vaksin maka pencapaian target pemerintah pusat juga akan terkendala,” tutur senator Jawa Timur itu.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

LaNyalla juga memberikan pujian kepada Forkopimda di Jatim, yang bekerja cepat membantu pemda dalam program vaksinasi Covid. Seperti yang dilakukan oleh Polres Pasuran melakukan jemput bola dalam pelaksanaan vaksinasi.

“Langkah Polres Pasuruan mendatangi kampung nelayan untuk menyuntik vaksin mempercepat program vaksinasi. Bahkan personel Polres Pasuran mendatangi nelayan yang ada di pelabuhan dan yang sedang berada di laut kemudian menyuntikkan vaksin di atas perahu. Ini terobosan yang baik,” ungkap LaNyalla.

Menurut mantan Ketua Umum PSSI tersebut, pelaksanaan vaksinasi terkadang terkendala karena masalah jarak dan waktu. Untuk itu LaNyalla menyarankan pemda maupun jajaran Forkompimda berinisiatif mendatangi langsung masyarakat.

“Sebenarnya warga banyak yang mau dan bersedia divaksin namun sebagian mungkin memilih tidak ikut karena sibuk mencari nafkah. Jadi jemput bola vaksinasi, seperti yang juga telah dilakukan jajaran TNI AL di sejumlah kampung nelayan seharusnya bisa dijadikan contoh instansi lain,” tuturnya.

Baca juga: Ketua DPD: Pengelolaan Limbah Covid-19 Harus Maksimal

Meski begitu, LaNyalla menyoroti data Satgas Covid-19 yang Jumat kemarin menyatakan Jawa Timur menjadi daerah dengan penambahan kasus baru terbanyak. Jawa Timur menambah 4.490 kasus Covid dalam sehari, kemudian diikuti Jawa Barat dengan 5.580 kasus dan Nusa Tenggara Timur (NTT) 3.598 kasus.

“Percepatan vaksinasi harus beriringan dengan upaya menekan kasus Covid-19 agar penanganan pandemi dapat berjalan dengan maksimal. Jawa Timur harus bisa keluar dari daftar penyumbang kasus Covid terbanyak dalam sehari,” tegas LaNyalla.

Baca juga: Windy Cantika Sumbang Medali Pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020, Ketua DPD RI: Semoga Atlet Lain Terpacu

Untuk diketahui, total kasus Covid di Indonesia saat ini telah mencapai 3.607.863 kasus sejak awal pandemi Maret 2020. Dari total tersebut, sebanyak 2.996.478 orang telah dinyatakan sembuh dan 104.010 orang meninggal dunia.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini