JAKARTA - Aksi tawuran masih ditemui di kota-kota besar Indonesia. Umumnya aksi tawuran disebabkan masalah sepele tidak terima ditegur, saling ejek di media sosial, hingga soal unjuk kekuatan. Tak jarang aksi tawuran menyebabkan tewasnya seseorang. Berikut kasus tawuran berujung kematian:
08 Agustus 2021
Aksi tawuran antar pemuda di Jembatan Kampung Duri, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat viral di media sosial. LF tewas dalam peristiwa ini. Tawuran bermula dari konvoi dengan membawa senjata tajam yang berujung tawuran.
Menurut Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy, dugaan awal tawuran dipicu karena saling ejek di media sosial. Polisi masih mencari pelaku tawuran.
05 Agustus 2021
Tawuran antar pelajar terjadi Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. AM (17) seorang pelajar tewas akibat peristiwa ini. Beberapa pelajar juga terluka akibat sabetan benda tajam dan lemparan batu. Polisi dari Polsek Parungkuda serta Polres Sukabumi masih menyelidiki kasus tawuran ini.
11 Juli 2021
Tawuran antar geng motor terjadi di Kelurahan Jatirasa, Jatiasih, Bekasi. FSI (19) meninggal karena tawuran ini. Aksi tawuran ini bermula dari saling ejek di media sosial. Polisi telah mengamankan 9 pelaku tawuran. 6 pelaku masih dalam pengejaran polisi.