4. Tan Malaka
Tokoh kelahiran 2 Juni 1897 asal Sumatera Utara ini mengambil peran dalam melawan penjajahan Belanda melalui tulisannya. Mulai dari propaganda Deli Spoor yang ditulis untuk para kuli, hingga tulisan tentang penderitaan kuli perkebunan teh yang tertera di Sumatera Post. Ia juga pernah melahirkan karya yang dimuat di Het Vrije Woord berjudul “Tanah Orang Miskin”, yang menceritakan kesenjangan kekayaan antara kaum kapitalis dengan pekerja.
5. Mohammad Hatta
Selain berjuang melawan pemerintahan kolonial Belanda dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, Hatta yang lahir pada tanggal 12 Agustus 1902 ini pernah menggeluti dunia jurnalistik. Ia mulai menulis ketika dirinya bersama Syahrir ditangkap dan diasingkan ke Digul, dan selanjutnya Banda Neira. Banyak artikel yang ditulisnya tertuang di koran-koran Jakarta dan berbagai majalah di Medan.
Artikelnya itu tidak terlalu memuat hal-hal yang berbau politis, melainkan lebih bersifat menganalisis dan mendidik pembaca. Daftar koran yang pernah menjadi tempat beliau menulis di antaranya, koran “Sin Tit Po”, Nationale Commantaren, dan Pemandangan, yang banyak berisi ajakan kepada rakyat Indonesia untuk tidak memihak pihak Barat maupun fasisme Jepang. (din)
(Rani Hardjanti)