Lansia Meninggal saat Antre BLT Dana Desa di Sukabumi

Dharmawan Hadi, iNews · Sabtu 21 Agustus 2021 06:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 08 21 525 2458768 lansia-meninggal-saat-antre-blt-dana-desa-di-sukabumi-sDSQj5nt0o.jpg Ilustrasi (Shutterstock)

SUKABUMI - Seorang warga lanjut usia (lansia) meninggal dunia saat tengah mengantre Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa. Korban meninggal diduga karena sakit jantung.

Peristiwa ini terjadi di Aula Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi pada Jumat (20/8/2021). Korban adalah Suwarsih (60), warga Kampung Cikalong RT 003/001 Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi.

Kepala Desa Jayabakti, Opik mengatakan, penyaluran BLT Dana Desa untuk bulan VI, VII, VIII, tahap II, terhadap warga lansia dengan jumlah penerima 140 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Masing-masing KPM mendapatkan bantuan Rp900 ribu.

“Tiba-tiba adanya salah satu warga yang jatuh pingsan saat antrean penyaluran BLT DD dalam posisi sedang duduk. Berdasarkan informasi yang didapat, almarhumah sebelum jatuh pingsan sempat mengeluhkan pusing dan dua kali ke kamar mandi Desa Jayabakti diantar saudaranya,” ujar Opik kepada wartawan.

Baca Juga : Jubir Kemenkes: Lansia dengan Komorbid Bisa Dapat Vaksinasi Covid-19

Ia menambahkan, saat di kamar mandi korban muntah-muntah. Setelah almarhumah kembali dari kamar mandi, Suwarsih duduk untuk mengantre penyaluran BLT DD. Namun, tiba-tiba ia jatuh pingsan. Ibu itu kemudian oleh petugas desa dibawa ke ruangan Kepala Desa untuk diberi pertolongan.

"Akan tetapi pada saat diberikan pertolongan pertama almarhumah dalam kondisi kejang-kejang dan tidak lama kemudian tidak bernapas dan saat dicek oleh saya, denyut nadi almarhumah sudah tidak ada,” tutur Opik.

Pihak Desa Jayabakti selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Kecamatan Cidahu untuk diperiksa dengan menggunakan ambulans desa.

Sementara itu Kepala Puskesmas Cidahu, Ni Nyoman Werti membenarkan adanya kejadian itu.

“Menurut laporan yang didapat, pasien sudah dalam keadaan meninggal ketika dibawa ke Puskesmas dan langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga,” ujar Ni Nyoman Werti.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini