JAKARTA - Beberapa peristiwa penting dan bersejarah terjadi pada 25 Agustus. Berikut sejumlah peristiwa penting yang terjadi hari ini:
1814 – Perang Amerika-Inggris: Pasukan Inggris membumihanguskan Kota Washington, DC
Pada 25 Agustus 1814, Pasukan Inggris membakar Kota Washiton DC. Pembakaran tersebut merupakan buntut perang perang tahun 1812 antara Britania Raya (Inggris) dengan Amerika Serikat.
Awalnya, pasukan Inggris berhasil mengalahkan tentara Amerika Serikat pada Perang Bladensburg pada 24 Agustus 2019. Keesokan harinya atau pada 25 Agustus, pasukan Inggris membakar sejumlah gedung publik di Amerika Serikat termasuk Gedung Putih atau istana kepresidenan Amerika Serikat.
Tentara Britania Raya juga membakar gedung dan fasilitas militer serta kapal perang USS New York, Columbia, dan Premethus. Serangan ini juga dilancarkan sebagai balasan atas tindakan Amerika dalam Serbuan Port Dover.
1989 – Pesawat ruang angkasa Voyager 2 berhasil mencapai Neptunus
Voyager 2 adalah sebuah pesawat antariksa tak berawak (nirawak) milik Amerika Serikat yang diluncurkan pada 20 Agustus 1977. Pesawat ini identik dengan saudaranya, Voyager 1, dengan perbedaan yaitu Voyager 2 mengikuti lintasan atau trajektori yang lebih lambat sehingga dapat bertahan pada jalur ekliptik (ecliptic) yang membuat Voyager 2 dapat dikirim ke Uranus dan Neptunus dengan bantuan gravitasi sewaktu pertemuan dengan Saturnus pada tahun 1981.
Baca Juga : Taliban Minta Amerika Berhenti Menyuruh Warga Pergi dari Afhanistan
Berkat lintasan ini, Voyager 2 dapat menjadi pesawat antariksa pertama yang mencapai Uranus dan Neptunus dan menyelesaikan bagian dari "Planetary Grand Tour", suatu susunan geometri langka planet-planet luar yang hanya terjadi sekali dalam 176 tahun.
2012 - Neil Armstrong Meninggal
Neil Alden Armstrong (lahir di Ohio, Amerika Serikat, 5 Agustus 1930 – meninggal 25 Agustus 2012 pada umur 82 tahun. Ia adalah seorang astronaut, pilot uji coba, teknisi penerbangan, profesor universitas, dan Penerbang Laut Amerika Serikat.
Ia merupakan orang pertama yang berjalan di Bulan. Sebelum menjadi astronaut, Armstrong adalah perwira Angkatan Laut Amerika Serikat dan pernah berdinas di Perang Korea.
Pascaperang, ia menjadi pilot uji coba di Stasiun Penerbangan Kecepatan Tinggi Komite Penasihat Penerbangan Nasional, sekarang Pusat Penelitian Penerbangan Dryden, tempat ia mencatatkan hampir 900 penerbangan. Ia lulus dari Universitas Purdue dan menyelesaikan studi sarjananya di Universitas California Selatan.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.