Baca juga: Jadi yang Pertama di Indonesia, Kota Bogor Deklarasikan Plastic Smart City
Saat ini, akses masuk saluran air atau bangunan tua itu ditutup sementara agar tidak sembarang orang masuk ke dalam sambil menunggu tenaga ahli.
"Karena yang galinya sakit, dihentikan dulu kita sedang mencari yang expertnya," tutup Bima.
Seperti diketahui, saluran air atau bangunan peninggalan zaman Belanda ditemukan tim Dinas PUPR Kota Bogor saat melakukan normalisasi untuk pembangunan Alun-Alun dan Masjid Agus Kota Bogor beberapa waktu lalu. Temuan itu berada di Jalan Nyi Raja Permas tak jauh dari Stasiun Bogor.
Hingga kini, belum diketahui pasti fungsi maupun kegunaan dari keberadaan saluran air atau bangunan yang diduga sudah ada sejak tahun 1800-an itu.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.