KUDUS - Siswa Sekolah Dasar (SD) 04 Prambatan Kidul, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terpaksa mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di musala sekolah. Hal itu terpaksa dilakukan karena tiga lokal kelas di sekolah tersebut ambrol.
Kondisi itu tentu sungguh memprihatinkan. Siswa SD Kelas III terpaksa mengikuti pembelajaran tatap muka di musala sekolah dengan lesehan. Selain harus berdesakan karena ruangan yang sempit, mereka juga kesulitan saat membaca dan menulis karena tidak ada meja.
Tak hanya itu, guru yang mengajar pun tampak tidak nyaman karena tak ada fasilitas yang bisa digunakan di musala seperti papan tulis.

Seorang siswa, Miftakhul Akbar mengaku, meski tak nyaman, dia dan teman-temannya tetap berangkat sekolah untuk mengikuti PTM karena sudah jenuh lebih dari satu tahun belajar secara daring.