Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Siasat Cerdik Ken Arok 'Runtuhkan' Kerajaan Kediri

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 02 September 2021 |07:02 WIB
 Siasat Cerdik Ken Arok 'Runtuhkan' Kerajaan Kediri
Ken Arok (foto: ist)
A
A
A

DIKISAHKAN Kerajaan Singasari muncul berkat adanya Ken Arok. Ken Arok yang kala itu berhasil mengkudeta Tunggul Ametung sebagai penguasa Tumapel, akhirnya melakukan pemberontak ke Kerajaan Kediri.

Saat itu Kerajaan Kediri tengah dipimpin oleh Raja Kertajaya yang juga dikenal sebagai raja yang sering memeras dan mengambil hak rakyatnya. Dari sanalah akhirnya Ken Arok mencoba pergerakan melakukan gerakan bawah tanah memberi perlawanan perlahan ke Kerajaan Kediri.

Baca juga: Ketika 'Pelet' Ken Arok Membuat Ken Dedes Membisu hingga Gemetar

Menariknya, sebelum melakukan pemberontakan Ken Arok melakukan strategi cerdik. Dikisahkan dalam buku "Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan" karya Muhammad Syamsuddin. Ken Arok mengirimkan para agen ke masyarakat Kerajaan Kediri.

Ya para agen ini ditugasi untuk mempengaruhi masyarakat di Kediri yang kala itu mayoritas menganut agama Hindu. Dari provokasi hingga pengaruh perlahan-lahan pun diberikan kepada masyarakat Kediri kala itu.

Baca juga: Anusapati, Anak Tiri Ken Arok yang Kudeta Kerajaan Singasari

Strategi yang dirancang dan dimainkan Ken Arok dikenal sangat rapi sehingga tokoh agama terpengaruh. Di sisi lain, sifat Kertajaya yang masih tamak dan mengklaim sebagai Tuhan dan minta disembah, termasuk oleh kaum brahmana dimanfaatkan betul oleh Ken Arok.

Melalui para agen-agennya ini, Ken Arok mendapati informasi adanya ketidaksukaan dengan kaum brahmana dengan Raja Kertajaya. Di sisi lain Ken Arok adalah pribadi yang begitu menghormati brahmana, bahkan ia mendapat gelar dari kaum brahmana saat berinteraksi dengan sang guru Lohgawe dan teman-temannya.

Selanjutnya kaum brahmana akhirnya bersekutu dengan Ken Arok perlahan-lahan. Kaum brahmana dari Kediri ini mendirikan sebuah padepokan persekutuan di Tumapel, di bawah pimpinan Ken Arok.

Baca juga: Kisah Tragis Tunggul Ametung, Culik Ken Dedes Berujung Tewas Ditikam Ken Arok

Kaum brahmana Kediri merasa posisinya mulai terancam dengan kebengisan Kertajaya menjadi raja. Alhasil dukungan kaum brahmana justru dialihkan ke Ken Arok dari Tumapel.

Gayung dukungan ini pun disambut oleh Ken Arok, yang kian semangat memberikan perlawanan ke Kediri. Dengan merapatnya kaum brahmana ke Tumapel menjadikan Ken Arok punya dalih untuk menginvasi Kediri. Tentu yang dimaksud Ken Arok yakni menyelematkan ajaran agama yang dipegang oleh kaum brahmana dan umat Hindu, yang mulai dilecehkan oleh Raja Kertajaya.

Keberanian Ken Arok dimulai dengan mulai melakukan penghentian pengiriman upeti ke Kerajaan Kediri. Hal ini yang membuat Kertajaya marah dan mencap Tumapel di bawah Ken Arok melakukan pembangkangan ke Kediri. Kertajaya pun akhirnya mulai memandang Ken Arok dan kekuatannya sebagai ancaman bagi Kediri.

Taktik pun dirancang untuk menaklukkan sepenuhnya Kerajaan Kediri. Dengan dukungan kaum brahmana dan rakyatnya, Ken Arok mengambil nama Bathara Guru untuk misi penyerangannya ke Kerajaan Kediri.

Perang pun akhirnya tak terelakkan. Keduanya berperang di wilayah Genter. Di sinilah menjadi adu bukti kekuatan antara Ken Arok dari Tumapel, dan Kertajaya dari Kerajaan Kediri.

Di perang ini dikisahkan dua panglima andalan Kerajaan Kediri yakni Mahesa Wulungan dan Geber Baleman tewas di tangan Ken Arok dan tentaranya. Prajurit Kediri pun langsung kocar-kacir dengan tewasnya dua komandan tertingginya. Mereka banyak yang tewas, sementara sisa pasukan Kediri yang selamat akhirnya melarikan diri.

Sementara Kertajaya pun turut melarikan diri ke candi atau tempat para dewa. Namun beberapa sumber menyatakan Kertajaya turut tewas dalam perang ini. Mangkirnya Kertajaya membuat riwayat Kerajaan Kediri tamat pada tahun 1222.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement