Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Cerita Yahya Sang Kusir Delman Terpaksa Bagi Dua Penghasilannya untuk Pakan Kuda

Okto Rizki Alpino , Jurnalis-Kamis, 02 September 2021 |18:49 WIB
Cerita Yahya Sang Kusir Delman Terpaksa Bagi Dua Penghasilannya untuk Pakan Kuda
Yahya (61) kusir delman di DKI Jakarta (Foto: Okto Alpino)
A
A
A

JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama 1,5 tahun tak hanya mengakibatkan krisis kesehatan. Tapi, wabah ini juga berdampak pada sektor ekonomi di masyarakat.

Roda perekonomian masyarakat saat ini terpaksa berhenti karena adanya aturan pembatasan mobilitas di masyarakat.

Kondisi ini sangat dirasakan Yahya (61). Pria yang sudah memasuki usia senja itu berprofesi sebagai kusir delman yang sudah ditekuninya selama 35 tahun.

Delman atau dokar yang kerap ditemui sebagai transportasi wisata ikut terdampak. Penerapan PPKM membuat penghasilan Yahya turun drastis.

Padahal, sebelum virus corona melanda, dalam sehari Yahya bisa membawa rupiah sebesar Rp100 ribu hingga Rp200 ribu.

Baca juga: Gerkindo Bagikan 50 Paket Sembako di Gereja Kota Depok

Saat akhir pekan, rata-rata penghasilan Yahya bisa merangkak naik hingga Rp500 per hari.

"Kalau sekarang ini cuma bisa dapet Rp50 ribu sampai Rp70 ribu. Itu juga enggak tentu. Hari Sabtu sama Minggu paling beruntung ya Rp100 ribu," ujarnya di pangkalan delman Rawabadung, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2021).

Tempat wisata seperti Monas yang biasa dijadikan untuk mengais rezeki kini sepi. Belum lagi penjagaan petugas di sekitar Monas membuat ruang gerak para kusir delman terbatas.

Baca juga: Sudah 12.381 Rumah Sakit Swasta Terima Insentif Covid-19

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement