Share

WHO Identifikasi Covid-19 Varian 'Mu', Lebih Kebal Vaksin dan Menyebar ke 43 Negara

Agregasi VOA, · Senin 06 September 2021 10:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 06 18 2466750 who-identifikasi-covid-19-varian-mu-lebih-kebal-vaksin-dan-menyebar-ke-43-negara-6bz69ne48l.jpg Ilustrasi. (Foto: Okezone)

JENEWA - Badan Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO), dalam laporan mingguan epidemiologis yang diterbitkan pada Selasa (31/8/2021) pekan lalu, memperingatkan tentang munculnya sebuah “varian virus corona yang sedang diamati”.

Varian baru itu disebut “varian Mu” atau dikenal dengan nama ilmiah sebagai B.1.621, yang lebih kebal vaksin.

BACA JUGA: Ancaman Varian Corona Baru Mu, Dikabarkan Kebal dari Vaksin

Kantor berita Associated Press melaporkan varian Mu ini pertama kali diidentifikasi di Kolombia pada Januari 2021. Kementerian Kesehatan Kolombia Kamis (2/9/2021) pekan lalu mengonfirmasi bahwa varian Mu adalah jenis mutan yang ditemukan di negara itu.

Varian baru ini dimonitor dengan sangat saksama oleh WHO karena sebagian kebal terhadap antibodi dari infeksi sebelumnya dan juga vaksinasi.

BACA JUGA: Taliban Rayakan Kemenangan, 17 Orang Tewas Akibat Tembakan ke Udara

Hingga kini varian Mu telah meluas ke 43 negara dan wilayah, termasuk Amerika Serikat, Jepang dan Korea Selatan.

Kementerian Kesehatan Jepang pada Rabu (1/9/2021) pekan lalu, mengonfirmasi kasus pertama varian Mu baru dari virus corona pada dua orang yang datang dari luar negeri lewat pemeriksaan kesehatan di bandara pada Juni dan Juli.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara Markas Pengendalian Penyakit Korea Selatan pada Jumat (3/9/2021) pekan lalu mengumumkan bahwa sejauh ini ada tiga kasus varian Mu yang dikonfirmasi dan semuanya berasal dari luar negara itu. Belum ada penularan varian baru itu pada masyarakat Korea Selatan.

Dibandingkan dengan varian Delta, varian yang mengkhawatirkan karena penularannya yang sangat cepat, varian Mu merupakan varian kelima yang menarik untuk dikaji cermat oleh WHO sejak Maret lalu. WHO mengingatkan varian Mu ini memiliki sejumlah mutasi yang menunjukkan bahwa ia lebih kebal terhadap vaksin, tetapi menekankan bahwa diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengukuhkan hal ini.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini