JAKARTA - Akhir-akhir ini terjadi beberapa kasus perusakan makam yang dilakukan dengan motif tertentu. Pelakunya pun memiliki usia yang beragam dan berasal dari kalangan tertentu.
TPU (Tempat Pemakaman Umum) tentunya tempat peristirahatan terakhir yang tetap harus dijaga kerapian, keindahan, dan kebersihannya. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan beberapa kasus perusakan makam yang pernah terjadi di Indonesia.
1. TPU di Banyuwangi
Warga Desa Yosomulyo Banyuwangi digegerkan oleh perusakan puluhan makan yang terjadi 4 September 2021 lalu. Makam ini dirusak di bagian nisan, dan bahkan ada yang dibongkar. Makam yang paling banyak di bongkar terletak di sebelah Barat TPU.
Warga setempat menduga perusakan ini dilakukan dengan sengaja bermotif membuka lahan pemakaman baru. Perwakilan warga juga sudah melaporkan hal ini ke perangkat desa. Hingga saat ini, kasus ini masih dalam penyelidikan dan belum diketahui motif khusus dari perusakan yang dilakukan.
2. TPU Cemoro Kembar
Kasus perusakan makam juga terjadi bulan Juni lalu di TPU Cemoro Kembar, Solo. Perusakan ini dilakukan oleh sejumlah murid di rumah mengajar (Kuttab) yang masih berstatus anak di bawah umur. Pengasuh Lembaga Pendidikan menegaskan bahwa tidak ada kesengajaan dalam perusakan 12 nisan makam ini.
Namun, beberapa investigator menduga kejadian ini terjadi karena salah satunya adalah adanya sikap intoleransi. Permasalahan ini diselesaikan secara diversi karena pelaku belum berumur 18 tahun. Saat ini tempat belajar Kuttab sudah dipindahkan dan terlihat tidak ada aktivitas di wilayah tersebut.