Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Belajar Daring Sebabkan Kemampuan Akademis Siswa Menurun

Ajeng Wirachmi , Jurnalis-Rabu, 08 September 2021 |18:11 WIB
Belajar Daring Sebabkan Kemampuan Akademis Siswa Menurun
(Foto : Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Pandemi virus corona (Covid-19) sangat berdampak terhadap dunia pendidikan, yang harus menerapkan metode pembelajaran daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Metode ini ternyata membuat peserta didik mengalami kemunduran akademis dan nonakademis.

Melansir University Wolrd News, para pelajar di Australia misalnya, mengalami penurunan kemampuan belajar atau learning loss selama pandemi. Penurunan ini terutama dalam membaca sebanyak 22 persen. Sementara ada 33 persen pelajar kemampuan berhitungnya menurun.

Kondisi serupa terjadi di Indonesia. Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui laman resminya menyebut PJJ menimbulkan keterbatasan dalam sektor pembelajaran. Itu karena pendidik tidak bisa memberikan materi maksimal dalam pembelajaran daring.

Apalagi, belum sepenuhnya wilayah di Tanah Air mendapat akses internet. Seperti diketahui, PJJ sangat mengandalkan jaringan internet. Jika hal tersebut tidak mampu terpenuhi, PJJ tak bisa maksimal.

Sementara itu, penurunan jumlah penerimaan peserta didik baru di beberapa universitas bergengsi luar negeri juga terjadi. Salah satu universitas ternama dengan jumlah peserta didik yang lolos seleksi masuk menurun adalah Harvard University.

Mengutip laman resmi Harvard Magazine, Harvard hanya menerima 3,4 persen dari total pelamar pada 2021. Padahal, di tahun sebelumnya Harvard bisa menerima 4,9 persen mahasiswa dari jumlah pelamar secara keseluruhan.

Baca Juga : 7 Alasan Mengapa PTM Penting Digelar di Tengah Pandemi

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement