Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Jenderal Nasution Menjadi Saksi Sisi Emosional Jenderal Sudirman

Mohammad Adrianto S , Jurnalis-Kamis, 09 September 2021 |07:29 WIB
Kisah Jenderal Nasution Menjadi Saksi Sisi Emosional Jenderal Sudirman
Jenderal AH Nasution (Foto: Wikipedia)
A
A
A

Soekarno tetap bergeming, dan tidak akan menarik mundur menandatangani gencatan senjata. Tangis Sudirman meledak.

"Kalau saudara-saudara berhenti, maka lebih dulu Soekarno-Hatta berhenti. Terserah APRI memimpin perjuangan. Soekarno-Hatta akan mengikuti sebagai rakyat," kata Sudirman.

Sore harinya, Nasution diminta menghadap Jenderal Sudirman. Nasution menjelaskan kepada Sudirman pentingnya mendukung Soekarno dan Hatta.

"Tanpa persatuan TNI dengan Soekarno-Hatta, tak mungkin berhasil perjuangan Indonesia, biarlah kita ikuti Soekarno-Hatta," ujar Nasution.

Akhirnya, Sudirman menuruti permintaan Nasution. Soekarno resmi menandatangani perjanjian Roem Royen, dan melaksanakan gencatan senjata terhadap Belanda.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement