PRANCIS - Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian, pada Sabtu (11/9) malam, mengatakan Taliban berbohong dan Prancis tidak akan menjalin hubungan apapun dengan pemerintahan yang baru terbentuk.
Pernyataan itu disampaikan sebelum bertolak ke Qatar untuk mengadakan perundingan Minggu (12/9) mengenai evakuasi di masa mendatang dari Afghanistan.
"Mereka mengatakan akan memperbolehkan sejumlah warga asing dan warga Afghanistan untuk pergi dengan bebas dan membahas tentang pemerintahan yang inklusif dan representatif, tapi mereka berbohong," kata Le Drian di France 5 TV.
(Baca juga: PBB Peringatkan Afghanistan Butuh Dana, untuk Cegah Kehancuran Ekonomi dan Kelaparan)
"Prancis menolak untuk mengakui atau menjalin hubungan apapun dengan pemerintahan ini. Kami ingin Taliban mengambil sikap dan mereka akan membutuhkan bantuan ekonomi dan hubungan internasional. Terserah mereka," ujarnya.