3 Pembakar Mobil Polisi Ditangkap, Pelaku Kesal Bisnis Narkoba Disikat Aparat

Wahyu Rustandi, iNews · Selasa 14 September 2021 06:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 14 608 2470860 3-pembakar-mobil-polisi-ditangkap-pelaku-kesal-bisnis-narkoba-disikat-aparat-brpYqRFP5i.jpg Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

SERDANG BEDAGAI - Tiga dari empat orang pelaku pembakaran mobil personel Polres Serdang Bedagai, berhasil ditangkap Satreskrim Polres Serdang Bedagai. Salah seorang pelaku berinisial AS alias Puput alias Cakil ditangkap petugas saat baru keluar dari lembaga permasyarakatan (lapas).

Butuh waktu satu setengah tahun pasca-peristiwa pembakaran mobil anggota polisi yang terjadi pada Februari 2020 yang lalu. Kasus ini melibatkan para pelaku/ yang merasa terganggu karena jaringan bisnis narkoba mereka disikat petugas.

Adapun ketiga pelaku pembakaran mobil petugas polisi masing-masing ST alias Wendi warga Desa Pon Kecamatan Sei Bamban, yang merupakan eksekutor pembakaran mobil. Selanjutnya MIT alias Taufik warga Desa Melati Kecamatan Perbaungan yang berperan mensurvei rumah korban sebelum aksi pembakaran. 

Serta AS warga Kelurahan Tualangm Kecamatan Perbaungan yang merupakan bandar narkoba sekaligus otak pelaku. AS menyuruh dua pelaku lainnya untuk membakar mobil korbannya, sementara seorang pelaku lainnya IwanaAlias Penger yang juga merupakan bandar narkoba saat ini masih buron dan berstatus daftar pencarian orang (DPO). 

Baca juga: Tak Terima Diputus Cinta, Pria di Makassar Bakar Mobil Mantan

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Robin Simatupang mengatakan, adapun motif para pelaku membakar mobil korban yang merupakan oknum polisi ini karena marah dan dendam.

“Saat itu korban yang bertugas di Unit Reskrim Polsek Perbaungan bersama personel lainnya, sering melakukan penangkapan terhadap para pengedar yang merupakan jaringan narkoba,” ujar Robin, Senin (13/9/2021).

Bandar narkoba AS dan Iwan merasa terancam dan terganggu karena jaringan bisnis narkoba mereka disikat petugas. “Akhirnya kedua bandar tersebut membayar kedua pelaku lainnya untuk meneror korban dengan membakar mobilnya. Mereka menerima imbalan Rp5 juta,” lanjut Robin. 

Aksi pembakaran mobil yang terjadi pada jam 2 dini hari ini cepat diketahui oleh korbannya. Korban yang saat itu sedang tertidur terbangun mencium bau asap yang masuk dari saluran AC di kamarnya. Korban yang curiga langsung mendatangi sumber asap dan langsung memadamkan api yang sudah membakar bagian belakang mobil hingga tidak merembet ke bangunan rumah. 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini