Pemkab Bangka Gelar Pelatihan Bagi Pelaku Usaha Kuliner di Destinasi Wisata

Agustina Wulandari , Okezone · Rabu 15 September 2021 12:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 15 1 2471664 pemkab-bangka-gelar-pelatihan-bagi-pelaku-usaha-kuliner-di-destinasi-wisata-zQZqKNelsq.jfif Foto: Dok.Pemkab Bangka

SUNGAILIAT - Dalam upaya menunjang perekonomian masyarakat menengah ke bawah, Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka menggelar pelatihan bagi pelaku usaha kuliner di lingkungan destinasi wisata, Selasa (14/9/2021). Pelatihan tersebut berlangsung pada 14 hingga 16 September 2021 bertempat di Hotel Novilla Bangka.

Ketua Pelaksana Kegiatan Suryani menyampaikan selain sebagai upaya peningkatan kualitas dari sajian kuliner di lingkungan destinasi wisata, pelatihan tersebut juga memberikan pemahaman serta memotivasi pelaku usaha untuk pengembangan usaha.

"Selain pengetahuan para peserta juga dimotivasi untuk meningkatkan kualitas dan inovasi dari masing masing kuliner seperti layak hygien. Sehingga pelatihan ini kami kemas mulai dari materi, diskusi dan praktik lapangan," ujar Suryani.

Baca Juga: Kerja Sama dengan Indomaret, Pemkab Bangka Akan Gelar Pelatihan untuk Pelaku UMKM

Bupati Bangka Mulkan memberikan dukungan penuh bagi para pelaku usaha. Terlebih lagi pelaku UMKM sangat memberikan pengaruh yang nyata terhadap perekonomian kerakyatan yang ada di Kabupaten Bangka.

"Karena kuliner ini merupakan salah satu ujung tombang dalam peningkatan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bangka. Sehingga kita jangan terlepas dari kualitas dan kesehatan agar dapat terus menunjang produk yang disajikan," ujar Mulkan.

Sejumlah kebijakan juga telah dilakukan Pemkab Bangka guna menunjang pelaku UMKM. Di antaranya mempermudah proses pengajuan PIRT hingga pembayaran bunga pinjaman KUR bagi pelaku usaha.

"Silakan para pelaku UMKM ini meminjam dana KUR di Bank Sumsel Babel, karena Pemerintah Kabupaten Bangka telah menginvestasikan guna membayar bunga pinjaman sehingga pelaku usaha tidak perlu membayar bunga pinjaman," tutur Mulkan.

CM

(yao)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini