Wanita Ini Mengaku Bersalah Akan Bunuh Wapres AS, Terancam 5 Tahun Penjara

Vanessa Nathania, Okezone · Kamis 16 September 2021 18:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 16 18 2472525 wanita-ini-mengaku-bersalah-akan-bunuh-wapres-as-terancam-5-tahun-penjara-6BLeB2FNk2.jpg Wapres AS Kamala Harris (Foto: CNN)

MIAMI - Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) mengumumkan seorang perawat di Miami mengaku bersalah karena mengancam akan membunuh Wakil Presiden Kamala Harris.

Niviane Petit Phelps, 39, pada Jumat (10/9) mengaku bersalah atas enam dakwaan, termasuk tuduhan ancaman terhadap Wakil Presiden. Phelps dijadwalkan untuk menjalani hukuman pada 19 November mendatang. Dia menghadapi ancaman hukuman lima tahun penjara federal.

Selama sidang pembelaan di pengadilan distrik Florida, Phelps mengakui bahwa dia mengirimkan video 30 detik berisi tentang dirinya yang mengancam akan membunuh Harris pada Februari lalu kepada suaminya, yang berada di penjara.

Jaksa mengatakan video itu menunjukkan Phelps membuat ancaman dan meneriakkan kata-kata makian. Departemen Kehakiman mengatakan Phelps mengklaim bahwa dia telah menerima USD53.000 (Rp755 juta) untuk membunuh Harris dalam waktu 50 hari.

(Baca juga: Kamal Harris: AS Fokus Evakuasi Warganya dari Afghanistan)

Setelah mengirimkan video tersebut, Phelps mengirimkan foto dirinya sedang memegang senjata api dengan papan target di jarak tembak. Jaksa mengatakan dua hari kemudian, Phelps mengajukan izin senjata tersembunyi.

Menurut Departemen Kehakiman, Phelps juga memberi tahu petugas penegak hukum yang menangani kasus ini bahwa jika mereka tidak datang ke rumahnya, dia tidak tahu apa yang akan terjadi.

(Baca juga: Tekan Arus Migrasi, Wapres AS Minta Warga Amerika Tengah Jangan Datang)

Pada Selasa (14/9), pengacara Phelps, Scott B. Saul, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kliennya bersikeras bahwa dia hanya menjadikan itu sebagai pelampiasan, saat dia mengalami masa yang penuh gejolak dalam hidupnya dan tidak pernah memiliki niat untuk melaksanakan ancamannya.

Dia menambahkan bahwa "penting bagi Phelps untuk menunjukkan penerimaan tanggung jawabnya saat dia mulai menebus tindakannya yang menyimpang" tetapi dia "berencana untuk menunjukkan keadaan yang dapat meringankan secara signifikan" dalam upaya untuk mendapatkan hukuman yang "setara" dari hakim yang menangani kasusnya.CNN juga mencoba menghubungi kantor Harris untuk klarifikasi.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini