Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Level PPKM Daerah Jawa dan Bali Berlaku Dua Minggu

Dita Angga R , Jurnalis-Senin, 20 September 2021 |17:58 WIB
Level PPKM Daerah Jawa dan Bali Berlaku Dua Minggu
Foto: Antara
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Sebelumnya level PPKM setiap kabupaten/kota di Jawa dan Bali berlaku hanya seminggu maka berbeda dengan kali ini.

(Baca juga: Update Covid-19 di Indonesia Per 20 September 2021: Positif 4.192.695 Orang, 3.996.125 Sembuh & 140.634 Meninggal)

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa sebagaimana yang telah diputuskan dalam rapat terbatas level PPKM kabupaten/kota Jawa dan Bali akan berlaku selama dua minggu.

“Dalam arahan ratas hari ini diputuskan bahwa dengan melihat perkembangan yang ada maka perubahan level diberlakukan selama dua minggu untuk Jawa Bali,” katanya Senin (20/9/2021).

Namun Luhut memastikan bahwa evaluasi akan tetap dilakukan setiap pekannya. Hal ini untuk mengantisipasi perubahan kondisi yang begitu cepat.

(Baca juga: Menurun Drastis, Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Bertambah 1.932)

“Evaluasi tetap dilakukan setiap minggunya untuk mengantisipasi perubahan-perubahan yang terjadi begitu cepat. Kami tidak akan melakukan perubahan-perubahan drastis. Saya mohon pengertian masyarakat untuk hal ini. Karena kami tidak ingin membuat kesalahan dan banyak hal yang tidak kita ketahui soal delta varian,” tuturnya.

Dalam kesempatan tersebut Luhut menyebutkan bahwa saat ini tidak ada lagi daerah di Jawa dan Bali yang ada di level 4 PPKMnya.

“Saya sampaikan bahwa saat ini tidak ada lagi kabupaten/kota yang berada di level 4 di Jawa dan Bali. Jadi semua pada level 3 dan 2,” katanya, Senin (20/9/2021).

Luhut melanjutkan, bahwa berbagai capaian tersebut harus patut disyukuri. Namun begitu dia kembali menekankan agar tetap waspada.

“Namun demikian presiden dalam ratas tadi pagi mengingatkan kami semua, mengingatkan kita semua agar kita tetap waspada dan hati-hati. Karena banyak negara setelah beberapa saat seperti ini kemudian naik begitu cepat. ini yang harus kita waspadai risiko peningkatan kasus tinggi dan bisa terjadi sewaktu-waktu,” tutup Luhut.

(Fahmi Firdaus )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement