Pemkab Malang Serahkan Kasus Gowes Walkot Sutiaji ke Pantai pada Polisi

Avirista Midaada, Okezone · Selasa 21 September 2021 00:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 21 519 2474348 pemkab-malang-serahkan-kasus-gowes-walkot-sutiaji-ke-pantai-pada-polisi-BVJntP3tZg.jpg Rombongan Wali Kota Malang Sutiaji gowes ke pantai yang masih ditutup jadi viral (Foto : Istimewa)

MALANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengaku tak pernah menerima pemberitahuan atau informasi terlebih dahulu mengenai rombongan gowes Wali Kota Malang Sutiaji dan jajarannya ke pantai di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Bupati Sanusi menyebut, dirinya maupun jajaran Forkopimda Kabupaten Malang belum mengeluarkan izin atau menerima informasi adanya gowes Wali Kota Malang dan pejabat lainnya ke Pantai Kondang Merak.

“Tidak pernah (memberikan pemberitahuan), dengan saya enggak pernah, tidak pernah, Forkopimda tidak pernah mengeluarkan izin untuk wisata itu dibuka,” ucap Sanusi, ditemui awak media, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, pada Senin sore (20/9/2021).

Dirinya memastikan saat ini Pantai Kondang Merak dan sejumlah pantai–pantai lain di Kabupaten Malang, masih tutup.

“Ya tutup, kami tidak pernah memberi izin untuk membuka. Sampai saat ini belum pernah dinas parwisata untuk memberikan izin untuk membuka karena Kabupaten Malang masih level tiga,” tuturnya.

Sanusi menambahkan, bila pasca kejadian tersebut pihaknya juga belum berkomunikasi lebih lanjut dengan Wali Kota Malang Sutiaji. Namun komunikasi telah tersambung antara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang dan Sekda Kota Malang. “Pak sekda katanya dihubungi Pak Sekda, Cuma memberitahu minta maaf, sudah itu aja,” katanya.

Baca Juga : Viral Rombongan Wali Kota Malang Diadang Polisi saat Hendak ke Pantai yang Ditutup

Politikus PDI Perjuangan ini sendiri telah merapatkan dengan Satgas Penanganan Covid-19, mengenai adanya kejadian rombongan gowes Wali Kota Malang.

“Tentang (rombongan Wali Kota Malang gowes ke pantai) Kondang Merak itu tadi sudah dirapatkan seluruh satgas Covid, Pak Dandim, Pak Kajari, Pak Kapolres, saya, dan semua dari satgas sudah sepakat untuk diserahkan kepada polres lebih lanjut kepada kepolisian,” ucapnya.

Di sisi lain Sekda Kabupaten Malang Wahyu Hidayat mengungkapkan, telah berkomunikasi dengan Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso. Sekda Kota Malang juga menyampaikan dan kronologi keseluruhan, serta permintaan maaf secara langsung kepadanya.

“Iya (menyampaikan permintaan maaf). Hanya menceritakan saja kronologis kejadian tadi pagi, telponnya tadi malam, dan saya sudah menjelaskan ke bupati,” bebernya.

Pihaknya pun menyerahkan segala persoalan dugaan pemaksaan masuk tempat wisata kepada kepolisian Polres Malang. “Kronologisnya sudah kita sampaikan, dan dari polres sudah melihat situasi di sana, kita serahkan ke Polres. Jadi sudah sepakat diserahkan ke Polres Malang,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan sebuah video viral jajaran Pemkot Malang bersepeda dan diduga memaksa memasuki Pantai Kondang Merak, yang tutup imbas penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level tiga di Kabupaten Malang. Kejadian tersebut berlangsung pada Minggu pagi 19 September 2021 sekitar pukul 10.00 WIB.

Terlihat dalam video Wali Kota Malang Sutiaji, Sekda Kota Malang Erik Setyo Santoso dan jajaran pejabat Pemkot Malang lainnya turut bersepeda ke Pantai yang berada di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang ini.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini