Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menko PMK Sebut Plasma Konvalesen Terbukti Bantu Penyembuhan Covid-19

Fahreza Rizky , Jurnalis-Rabu, 22 September 2021 |09:39 WIB
Menko PMK Sebut Plasma Konvalesen Terbukti Bantu Penyembuhan Covid-19
Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto : Kemenko PMK)
A
A
A

Ia berharap, dengan rencana fraksionasi yang dimulai dari plasma konvalesen nantinya akan dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri. Seperti diketahui hingga kini Indonesia masih impor untuk kebutuhan IVIG (intravenous immunoglobin therapy) atau obat yang berfungsi untuk mengobati kekurangan antibodi seperti pada pasien penderita autoimun.

“Kalau kita bisa bikin sendiri kenapa nggak. Toh kita punya sumber daya manusia yang besar dan dari plasma ini bisa difraksinasi atau dipisahkan untuk orang-orang yang membutuhkan, bahkan bukan tidak mungkin kalau jumlahnya mencukupi kita bisa ekspor ke luar,” tandasnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengutarakan kemampuan plasma konvalesen terbukti mampu membantu meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi angka kematian akibat Covid-19. Hal itu karena upaya gotong-royong yang dilakukan untuk terapi plasma konvalesen dari para penyintas kepada pasien Covid-19.

“Namanya juga pandemi tentu banyak yang terkena. Ada yang menyebabkan kematian namun juga ada banyak yang sembuh. Kesembuhan ini karena para dokter telah berusaha dengan baik dan juga para pasien yang menjaga diri, di samping tentunya upaya kita untuk menggunakan plasma darah kovalesen ini telah berhasil,” ucap Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12.

Pemerintah juga memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi pada pelaksanaan donor plasma konvalesen. Yakni, semua RS yang memberikan pelayanan terapi tambahan plasma konvalesen terbanyak, Unit Donor Darah (UDD) PMI yang melakukan kegiatan donor plasma konvalesen terbanyak, dan juga para pendonor plasma konvalesen terbanyak.

“Terima kasih karena tanpa ada kerja keras, tanpa ada kesediaan, keterbukaan PMI dan kesukarelaan dari para pejuang kemanusiaan ini tentu saja rencana target yg telah dicanangkan melalui donor plasma konvalesen tidak akan seperti yang telah terjadi selama ini,” ujar Menko PMK.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement