Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kesal Ditegur Agar Mencari Kerja, Seorang Anak Tega Tusuk Ibu Kandung dengan Pisau. Selengkapnya di iNews Siang

Tim Okezone , Jurnalis-Rabu, 22 September 2021 |10:44 WIB
Kesal Ditegur Agar Mencari Kerja, Seorang Anak Tega Tusuk Ibu Kandung dengan Pisau. Selengkapnya di iNews Siang
Foto: Istimewa
A
A
A

JAKARTA - Air susu dibalas air tuba, kasih sayang Ibu dibalas dengan tusukan pisau. Seorang anak tega membunuh Ibu kandungnya hingga tewas karena ditegur agar mencari kerja. Dalam kondisi meregang nyawa, sang ibu bahkan masih melindungi anaknya dengan berbohong bahwa pelaku penusukannya adalah orang dengan gangguan jiwa.

Perbuatan pelaku terbongkar saat warga yang memandikan jenazah melihat ada luka memar selain luka tusuk di tubuh korban. Akhirnya, si anak durhaka ini mengakui perbuatan kejinya yang telah menyiksa dan membunuh ibunya.

Kasat Reskrim Polres Jepara, AKP M Fachrur Rozi, mengatakan peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Minggu siang, 19 September 2021. Pelaku MF, 17 tahun, menusuk ibu kandungnya dengan sebilah pisau dapur.

“Saat menonton televisi sambil tiduran ditegur ibunya. Di sampingnya ada pisau, langsung digunakan untuk menusuk,” ujar Rozi saat gelar perkara di Mapolres Jepara, Selasa, 21 September 2021.

Saksikan selengkapnya dalam iNews Siang dipandu oleh Bernadheta Ginting dan Wilson Purba hari rabu jam 11.00 WIB langsung di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Ikuti program ini melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com

#okezone #iNewssiang #okezonecom #BernadhetaGinting #WilsonPurba #pembunuhan #ibu #anak #mapolres #jepara #pisaudapur #jawatengah

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement