Kabar Baik, 27 Kabupaten/Kota di Jatim PPKM Level 1 dan 11 Lainnya Level 2

Avirista Midaada, Okezone · Senin 27 September 2021 13:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 09 27 519 2477493 kabar-baik-27-kabupaten-kota-di-jatim-ppkm-level-1-dan-11-lainnya-level-2-Mv4SsLI4DC.jpg Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Okezone.com)

SURABAYA - Berdasarkan asesmen situasi Covid-19 dari Kemenkes per 25 September 2021 yang dirilis 26 September 2021, jumlah daerah di Jatim yang masuk dalam PPKM Level 1 mencapai 27 kabupaten/kota.

Rinciannya, Tuban, Situbondo, Sidoarjo, Sampang, Ponorogo, Pasuruan, Pamekasan, Pacitan, Ngawi, Magetan, Madiun, Lumajang, Lamongan, Gresik, Kota Pasuruan, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Batu, Kota Surabaya, Kediri, Jombang, Jember, Bondowoso, Bojonegoro, Blitar, dan Banyuwangi.

Sementara 11 kabupaten/kota yang level 2 di antaranya Tulungagung, Trenggalek, Sumenep, Probolinggo, Nganjuk, Mojokerto, Malang, Kota Probolinggo, Kota Malang, Kota Madiun, dan Bangkalan.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, level tersebut diperoleh dari asesmen yang dilakukan Kemenkes RI berdasarkan atas hasil 6 parameter. Di antaranya kasus konfirmasi, rawat inap rumah sakit, kematian, testing, tracing dan treatment yang dilakukan secara masif dan terukur sehingga menghasilkan predikat memadai.

Baca juga: Terus Berkurang, RSDC Wisma Atlet Kemayoran Rawat 309 Pasien Covid-19

Dari keenam parameter tersebut, Jatim semuanya memenuhi standar memadai dari standar WHO maupun Kemenkes. Misalnya, kasus konfirmasi berada pada level 1 dengan angka 4,09 per 100.000 penduduk/minggu. Angka tersebut jauh di bawah standar yang ditetapkan Kemenkes yaitu di bawah 20 per 100.000 penduduk/minggu.

"Alhamdulillah, atas ikhtiar, kerjasama dan do'a kita semua, Provinsi Jatim kembali mendapatkan penambahan pada level 1," katanya, Senin (27/9/2021).

Meski demikian, Khofifah terus mengajak seluruh masyarakat untuk tetap memiliki kewaspadaan berganda dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes). Ini penting, karena kedisiplinan terhadap prokes menjadi salah satu kunci untuk melindungi diri kita dan orang di sekeliling kita dari penularan Covid-19.

“Terima kasih atas semua kerja keras, kekompakan dan do'a terbaik untuk kita semua," ucap Khofifah.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini