Mulai Senin, Militer Kirim Bensin ke SPBU yang Kosong

Agregasi VOA, · Sabtu 02 Oktober 2021 10:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 02 18 2480179 mulai-senin-inggris-kerahkah-militer-kirim-bensin-ke-spbu-yang-kosong-jvU4fPrfN6.jpg Mobil antre panjang di pom bensin (Foto: Reuters)

INGGRISInggris akan mengerahkan pengemudi tanker militer untuk mengirim bahan bakar ke pompa bensin yang masih banyak kosong mulai Senin (4/9).

Ada sekitar 200 personel tanker militer, 100 di antaranya pengemudi, akan menyelesaikan pelatihan mereka selama akhir pekan dan memulai pengiriman bahan bakar pada Senin (4/10).

“Sementara situasinya makin stabil, militer kita akan mengisi setiap lowongan penting dan membantu negara beroperasi dengan mendukung industri mengirimkan bahan bakar ke lapangan” kata Menteri Pertahanan Ben Wallace.

 (Baca juga: Krisis Bensin, Inggris Kerahkan Militer Jaga SPBU)

Pengecer mengatakan 2.000 lebih pompa bensin kosong. Laporan wartawan Reuters di London dan Inggris selatan mengatakan puluhan pompa bensin masih ditutup.

Antrean pengemudi yang sering marah mengantre panjang menuju pompa bensin yang masih buka di London.

"Saya benar-benar muak. Mengapa negara tidak siap untuk apa pun?" terang Ata Uriakhil, seorang sopir taksi kelahiran Afghanistan berusia 47 tahun yang pertama berada pada antrean lebih dari 40 mobil di luar pom bensin supermarket yang tutup di Richmond.

 (Baca juga: Bantah Isu Krisis BBM, Ini Penjelasan Inggris)

"Kapan ini akan berakhir?. Para politisi tidak mampu melakukan pekerjaannya dengan baik. Pemerintah seharusnya siap menghadapi krisis ini. Ini karena masalah inkompetensi (pemerintah)," keluhnya.

Uriakhil mengatakan ia telah kehilangan sekitar 20% dari pendapatan normalnya minggu ini karena menunggu bahan bakar daripada mengambil pelanggan.

Asosiasi Pengecer Bensin (PRA) mengatakan anggotanya, Jumat melaporkan 26% pompa bensin kosong, 27% hanya memiliki satu jenis persediaan bahan bakar dan 47% memiliki cukup bensin dan solar.

Diketahui pom bensin di Inggris banyak yang kosong pada Jumat (1/10) setelah minggu yang kacau menyebabkan lonjakan pembelian karena panik, perkelahian warga di pompa-pompa bensin dan para pengemudi mengumpulkan persediaan bensin dalam botol-botol air.

Kekurangan pekerja di beberapa sektor pasca Brexit dan pandemi Covid-19 telah menimbulkan kekacauan di beberapa sektor ekonomi, mengganggu pengiriman bahan bakar dan obat-obatan, serta menelantarkan 100.000 babi di peternakan.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini