Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mpu Prapanca, Pendeta Majapahit yang Diusir Raja hingga Bertapa di Lereng Gunung

Avirista Midaada , Jurnalis-Senin, 04 Oktober 2021 |13:44 WIB
 Mpu Prapanca, Pendeta Majapahit yang Diusir Raja hingga Bertapa di Lereng Gunung
Mpu Prapanca (foto: istimewa)
A
A
A

MPU PRAPANCA mungkin namanya tak setenar Gajah Mada atau Hayam Wuruk di Kerajaan Majapahit. Namun Prapanca adalah salah satu sastrawan Jawa yang konon hidup di masa Majapahit.

Dari beliaulah lika - liku kehidupan Kerajaan Majapahit dan sejarah sebelumnya diketahui melalui karya - karyanya. Kakawin Negarakertagama menjadi salah satu yang termasyhur yang dijadikan referensi hingga kini mengetahui kebesaran peradaban masa lalu.

Baca juga:  Tewasnya Ranggalawe Membuat Wilayah Majapahit Jadi 2 Bagian

Sejatinya ia bukanlah merupakan sastrawan tulen, melainkan juga sebagai pendeta agama Buddha. Dikisahkan dalam buku "Menuju Puncak Kemegahan Sejarah Kerajaan Majapahit" karya Slamet Muljana, Prapanca adalah sosok pembesar agama Buddha di Kerajaan Majapahi pada pemerintahan Raja Hayam Wuruk yang bergelar Rajasanagara tahun 1365 Masehi.

Namun dibalik kegemilangan karyanya yang dijadikan referensi sejarah peradaban besar di masanya, Prapanca adalah sosok yang dikisahkan kesepian sepeninggal dari istana dan kota. Ia hidup canggung di sebuah dusun dan kerap merasa sedih. Konon teman - temannya dahulu melupakannya, tidak mengunjunginya.

Baca juga:  Kerajaan Majapahit Alami Kemunduran di Bawah Pimpinan Raja-Raja Ini

Prapanca merasa rugi, bahwa ia tidak dapat mendengar kata - kata dari baginda raja Majapahit. Dikisahkan ia menolak tinggal di kota dan justru meninggalkannya untuk hidup di dusun, lantaran adanya hinaan kaum bangsawan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement