JAKARTA - Sa'ati (40) ibu rumah tangga korban jambret di Komplek Berland, Jalan Kesatrian, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur pada Senin (4/10/2021) lalu masih trauma atas musibah yang menimpanya.
Selain menderita rasa trauma, Sa'ati mengatakan, uang Rp 500 ribu yang dibawa kabur pelaku sejatinya akan digunakan untuk keperluan anaknya yang tengah menimba ilmu di Pondok Pesantren.
"Uang 500 ribu tadinya buat ditransfer untuk anakku yang di pondok, kan malam sebelum kejadian dia telepon," ujarnya di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (6/10/2021).
Menurutnya, pelaku sudah lebih dulu mengincar ponsel dan dompet yang saat itu berada di dasboard motor. Setelah memerhatikan keadaan sekitar pelaku pun memulai aksinya.
"Kaya udah ngincer gitu mungkin karena liat handphone sama dompet, terus kebetulan jalan juga lagi sepi," ucapnya.
Seorang ibu bernama Sa'ati menjadi korban penjambretan saat sedang membeli teh pucuk di warung Komplek Berland, Jalan Kesatriaan V D, Kelurahan Kebon Manggis, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur, pada Senin (4/10/2021) siang.
Aksi pelaku yang menggunakan sepeda motor terekam jelas kamera CCTV Mushola disekitar lokasi kejadian. Ponsel dan dompetnya raib digasak pelaku.
Sa'ati menceritakan aksi penjambretan itu bermula saat baru pulang mengantar anaknya imunisasi. Lantaran kehausan Sa'ati pun mampir ke sebuah warung untuk membeli minum.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.