Gelar Razia, Polisi Sita Ratusan Botol Miras di Kafe dan Hotel

Dharmawan Hadi, iNews · Rabu 06 Oktober 2021 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 06 525 2481850 gelar-razia-polisi-sita-ratusan-botol-miras-di-kafe-dan-hotel-kQ1xFuU5qM.jpg Petugas razia kafe dan hotel di Sukabumi, Jawa Barat (Foto: Dharmawan Hadi)

SUKABUMI - Satnarkoba dan Satreskrim Polres Sukabumi melakukan razia penerapan Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2015 tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Ratusan botol minuman beralkohol dari berbagai merek diamankan Satuan Narkoba Kepolisian Resor Sukabumi dari sejumlah hotel dan restoran di kawasan wisata pantai Palabuhanratu hingga Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Senin 4 Oktober 2021 malam.

Baca Juga:  Minibus Kecelakaan di Tanjakan Dini Geopark Ciletuh, 3 Orang Tewas dan 4 Terluka

Kasat Narkoba Polres Sukabumi, AKP Kusmawan mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan barang bukti yang ditemukan di salah satu hotel dan resto yang ada di kawasan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

"Untuk jumlah minuman beralkohol yang berhasil diamankan dari 4 tempat yang dilakukan penggerebekan sekitar 650 botol dari berbagai merek. Barang bukti tersebut berhasil disita dan diamankan saat melakakukan penggerebekan bersama Satreskrim Pollres Sukabumi, pada hari Senin, mulai pukul 16.00 hingga pukul 21.00 WIB," ujar Kusmawan.

Kusmawan menambahkan, jika kafe resto maupun hotel tidak memiliki izin untuk menjual minuman keras, sama dengan melanggar peraturan daerah. Sukabumi telah mengatur tentang minuman beralkohol dalam Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Sukabumi Nomor 7 Tahun 2015 tentang Larangan Minuman Beralkohol.

Perda tersebut ditetapkan pada 12 Juni 2015 yang ditandatangani oleh Sukmawijaya, Bupati Sukabumi pada waktu itu. Dalam Pasal 1 angka 5 pada peraturan ini menjelaskan larangan minuman beralkohol adalah larangan untuk memproduksi, meracik, mengedarkan, memperdagangkan/menjual, menyimpan, menguasai, membagikan secara gratis, dan meminum/mengonsumsi minuman beralkohol.

Baca Juga:  Awal Mula Tersebarnya Kabar Ustadz Encep Sudah Diangkat Jadi Wali oleh Nyi Roro Kidul

Kemudian, dalam Pasal 5 Ayat (1) disebutkan setiap orang atau badan dilarang memproduksi, meracik, mengedarkan, memperdagangkan/menjual, menyimpan, menguasai, dan membagikan secara gratis minuman beralkohol. Lalu pada pasal yang sama Ayat (2) ditegaskan, setiap orang dilarang meminum/mengonsumsi minuman beralkohol.

Selanjutnya pada Ayat (3) dijelaskan bahwa dikecualikan dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada Ayat (1) dan Ayat (2), adalah penggunaan untuk kepentingan pengobatan atas petunjuk medis dan/atau untuk keperluan lain yang dapat dipertanggungjawabkan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini