Share

Burung Peliharaan Milik Gadis Afghanistan Jadi Maskot Kedubes Prancis di Abu Dhabi

Vanessa Nathania, Okezone · Kamis 07 Oktober 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 07 18 2482787 burung-peliharaan-milik-gadis-afghanistan-jadi-maskot-kedubes-prancis-di-abu-dhabi-LIHWtPKrJm.jpg Burung peliharaan milik gadis Afghanistan jadi maskot di Kedubes Prancis di Abu Dhabi (Foto: Xavier Chatel)

KABUL - Seekor burung peliharaan milik seorang gadis Afghanistan yang dievakuasi dari Kabul setelah pengambilalihan Taliban telah menemukan rumah barunya bersama Duta Besar Prancis Xavier Chatel di Abu Dhabi.

Chatel mengambil burung jenis mynah kecil, bernama Juji, setelah gadis itu dilarang membawanya dalam penerbangan dari Uni Emirat Arab ke Prancis.

Burung itu sekarang tinggal di kediaman duta besar, dan setelah berhari-hari mengikuti pelatihan dan bahkan belajar mencuitkan kata "bonjour".

Chatel telah berjanji untuk mencoba menyatukan kembali gadis itu dengan Juji suatu hari nanti.

(Baca juga: Wanita di Afghanistan Kembali Bekerja dan Bersekolah Sebagai Bentuk Perlawanan terhadap Taliban)

"Seorang gadis tiba di pangkalan udara Al Dhafra, kelelahan, dengan membawa benda miliknya yang tidak biasa yakni seekor burung. Dia telah berjuang sepanjang jalan di bandara Kabul untuk membawa benda kecil yang berharga itu bersamanya," tulis Chatel di Twitter.

"Untuk alasan sanitasi, burung itu tidak bisa naik ke pesawat," tambahnya.

“Dia menangis dalam diam. Saya tersentuh. Saya berjanji untuk merawat burung itu di kediaman saya, memberinya makan. Dia bisa mengunjunginya kapan saja dan membawanya kembali,” lanjutnya.

(Baca juga: Warga AS Keturunan Afghanistan Bantu Warga Lain Keluar dari Negara Itu)

Chatel membeli sangkar untuk burung itu, memberinya makan, dan membawanya keluar di pagi hari agar dia bisa bertemu burung lain. Dia mengatakan Juji akhirnya terlihat "santai" dan mulai "mengatakan hal-hal misterius, dalam bahasa yang tidak bisa dimengerti".

Mengetahui bahwa burung mynah terkenal karena kemampuannya meniru ucapan manusia, ia mencoba mengajarinya beberapa bahasa Prancis, dimulai dengan kata “bonjour” [halo].

"Tapi masalahnya: Juji tidak suka laki-laki. Dia mengerutkan kening ke arahku dan tampak marah, sementara dia terkikik pada perempuan. Aku terus mencoba dengan putus asa kebiasaanku melatih kata “bonjour” - tapi tentu saja dia tidak mau mendengarkan," ungkapnya.

"...Atau begitulah yang kupikirkan. Sampai suatu hari, manajer (perempuan) dari kediaman Prancis mengirimiku video “bonjour” ini yang langsung masuk ke hatiku,” lanjutnya sambil memperlihatkan video Juji mengucapkan kata “bonjour” dalam tweetnya.

Chatel mengatakan pemilik burung itu, yang dia identifikasi sebagai Alia, telah melakukan kontak dari Paris dan sangat senang melihat burungnya dirawat.

"Alia, burung Anda telah menjadi maskot kedutaan, tetapi dia ada di sini untuk Anda, dan jika saya bisa, saya akan membawanya secara pribadi kepada Anda suatu hari nanti," terangnya.

Seperti diketahui, lebih dari 120.000 orang diterbangkan dari Afghanistan antara 14 Agustus lalu, sehari sebelum gerilyawan Taliban menguasai Kabul, dan 30 Agustus lalu, ketika pasukan AS terakhir mundur dari negara itu. Sekitar 2.600 warga Afghanistan pergi dengan penerbangan evakuasi Prancis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini