Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Langkah Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Lahirkan SDM Berkualitas untuk Indonesia

Agustina Wulandari , Jurnalis-Selasa, 12 Oktober 2021 |17:24 WIB
Langkah Gubernur Kalteng Sugianto Sabran Lahirkan SDM Berkualitas untuk Indonesia
Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. (Foto: Dok.Pemprov Kalteng)
A
A
A

PALANGKA RAYA – SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul dan berkualitas merupakan investasi jangka panjang dan salah satu kunci keberhasilan pembangunan bangsa. Pendidikan formal di setiap satuan pendidikan merupakan wahana untuk melahirkan generasi yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Selain itu, tak kalah pentingnya adalah melahirkan generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia. Hal tersebut tentu merupakan PR besar yang harus dikerjakan bersama-sama oleh semua stakeholder, lebih khusus pemangku kepentingan di sektor pendidikan.

Sejak dilantik pada 25 Mei 2016, Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran yang berpasangan dengan Habib Ismail Bin Yahya, bekerja keras melakukan berbagai upaya dan langkah, serta kebijakan dan inovasi, khususnya pada program prioritas dan mendasar yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, di antaranya infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.

Baca Juga: 14.249 Unit Rumah Berhasil Dibedah pada Masa Kepemimpinan Gubernur Sugianto Sabran

Periode pertama kepemimpinan Sugianto Sabran 2016-2021 telah mampu membawa sektor pendidikan mengalami kemajuan yang signifikan. Gubernur Sugianto Sabran fokus pada lima program sektor Pendidikan, yaitu peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan kualitas pendidikan dan tenaga pendidikan, peningkatan pelayanan Pendidikan di daerah pedalaman dan terpencil, peningkatan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, dan penyediaan beasiswa lulusan SMK/SMK ke perguruan tinggi.

Berbagai upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berbanding lurus dengan hasil yang dicapai, di antaranya pada 2016 hingga 2017 jumlah sekolah yang terakreditasi A dan B di Kalteng sebesar 48,18 persen, meningkat signifikan menjadi 76,57 persen pada 2018-2019.

Mencermati rasio jumlah tenaga pendidik yang tidak sebanding dengan jumlah satuan pendidikan dan peserta didik, Gubenur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran tidak ragu menetapkan kebijakan untuk melakukan pengangkatan 2.502 guru tidak tetap dan 1.185 pegawai tidak tetap sejak 2018 untuk satuan Pendidikan SMA dan SMK yang tersebar di 13 kabupaten dan 1 kota di Kalimantan Tengah.

“Sesuai kewenangan yang diberikan, bahwa SMA/SMK dan SLB merupakan kewenangan provinsi, maka perlu harus dilakukan langkah strategis untuk pemenuhan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan agar rasio guru dengan satuan pendidikan yang ada serta jumlah peserta didik berimbang dan logis, agar tujuan penyelenggaraan pendidikan dapat tercapai dengan maksimal,” ujar Sugianto beberapa waktu lalu.

Seiring kemajuan teknologi dan informasi inovasi, setiap satuan pendidikan pelan namun pasti harus menyesuaikan penyelenggaraan pendidikan berbasis teknologi. Dalam dua tahun terakhir pelaksanaan ujian nasional sudah berbasis komputer yang terlaksana 100 persen untuk satuan Pendidikan SMA dan SMK.

Sementara sistem penerimaan Peserta Didik Baru (PDB) sudah dilaksanakan secara online. Hal ini sebagai upaya mendorong tranparansi penyelenggaran sistem pendidikan yang terbuka, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan semakin tinggi.

“Pemanfaatan teknologi dan informasi dalam penyelenggaraan pendidikan saat ini adalah sebuah keniscayaan, manfaatnya bukan hanya dari segi efektifitas dan efesiensi, tapi yang terpenting adalah membangun transparansi penyelenggaraan pendidikan, sehingga masyarakat pun dapat terlibat aktif dalam memberikan masukan yang konstruktif bahkan dalam pengawasan,” tuturnya.

Pembangunan aksesbilitas dan sarana prasarana pendukung pendidikan menjadi fokus dan perhatian serius Gubernur Sugianto Sabran. “Ketersediaan sarana prasarana yang memadai terutama ruang belajar yang tercukupi dan nyaman, merupakan salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan pendidikan, untuk itu Pemprov Kalteng terus berupaya membangun sarana prasarana pendidikan yang memadai,“ ucapnya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement