Bak Film Action, Tim Cobra Kejar-kejaran dengan Komplotan Narkoba

Edy Irawan, iNews · Jum'at 15 Oktober 2021 10:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 15 340 2486699 bak-film-action-tim-cobra-kejar-kejaran-dengan-komplotan-narkoba-toKTR1ARfD.jpg penangkapan pelaku narkoba/ist

BIMA- Tim Cobra Bravo Satuan Narkoba Polres Bima Kota, menangkap dua pemuda di Bima-Nusa Tenggara Barat, setelah petugas mengetahui keduanya membawa narkotika jenis sabu, pada Kamis (14/10/2021).

(Baca juga: Jual Sabu di Toko Kosmetik, 3 Remaja di Pasar Kemis Tangerang Diciduk)

Aksi penangkapan keduanya berlangsung dramatis. Pelaku yang berboncengan dengan menggunakan sepeda motor suzuki jenis Satrya FU terlibat aksi kejar kejaran dengan petugas yang menggendarai sebuah mobil.

Tepat di depan SMP Negeri 2 Kota Bima, di Jalan Bougenfil kedua pelaku akhirnya terjatuh setelah benturan dengan mobil polisi.

(Baca juga: Sebarkan Hoaks, Ini Sosok Direktur Televisi Swasta yang Ditangkap Polisi)

"Saat digeledah, dari tangan kedua pelaku yang diketahui bernama Syarif (28) dan Ramadan (25), didapatilah sejumlah barang bukti seperti 7 paket sabu dan uang tunai Rp 5 juta yang diduga dari hasil penjualan barang haram tersebut," kata Kapolres Bima Kota, AKBP Henry Novika Chandra, melalui Kasat Narkoba Iptu Tamrin, pada Jumat (15/10/2021).

Dari data Kepolisian setempat, salah seorang dari pelaku merupakan bandar narkoba yang sering bertransaksi tak jauh dari lokasi penangkapan. Akan tetapi, keduanya pun telah menjadi incaran pihak Kepolisian setelah aksi mereka kerap meresahkan warga sekitar.

"Penangkapan tersebut bermula dari informasi warga yang sering mengetahui adanya transaksi narkoba. Kerap aksi para pelaku sering meresahkan warga sekitar,"tegasnya.

Aksi penangkapan ini pun dipertontonkan warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut di TKP. Kedua pelaku sudah tak berkutik setelah terjatuh saat benturan dengan mobil petugas.

Petugas yang turun dari kendaraannya langsung meringkus keduanya. Dengan leluasan semua barang bukti diamankan dari dalam saku celana.

Setelah dilakukan interogasi awal di TKP, kedua pelaku digelandang berikut seluruh barang bukti diamankan ke kantor Satuan Narkoba untuk periksa lebih lanjut.

"Tidak ada tolerir bagi pelaku kejahatan narkotika. Mereka harus diperangi agar para remaja dan generasi muda lainnya tidak terpengaruhi oleh barang haram yang mereka edarkan. Kita tahu sendiri, jika narkoba telah merasuki seseorang, maka tidak mudah untuk keluar atau terbebas dari pengaruh barang tersebut," jelas Henry.

"Saat ini, di Satuan Narkoba telah kami pasang dua tim opsnal yang akan memberantas para mafia narkotika. Kedua tim ini akan bergerak masing-masing, dengan peralatan lengkap," tandasnya.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, aparat Kepolisian telah mengantongi identitas dari pelaku lainnya yang kerap pula bertransaksi narkoba.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini