Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Anies Baswedan: Pandemi Covid-19 Kesempatan Bagi Pelaku UMKM Rintis Usaha Baru

Antara , Jurnalis-Senin, 25 Oktober 2021 |01:38 WIB
Anies Baswedan: Pandemi Covid-19 Kesempatan Bagi Pelaku UMKM Rintis Usaha Baru
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Istimewa)
A
A
A

Pengaruh UMKM di Jakarta memiliki porsi yang sangat besar sebesar 18 persen produk domestik bruto (PDB) nasional itu disumbang dari Jakarta yang tercatat 98,8 persen berasal dari pelaku UMKM.

Karena 98,8 persen dari 1,1 juta pelaku usaha yang ada di DKI Jakarta merupakan usaha skala mikro dan kecil.

"Meski, mereka ini memiliki usaha yang relatif kecil tapi porsi ekonomi berkontribusi sangat besar. Bayangkan 1,1 juta usaha ada 98,8 persen yang ukuran kecil dan mikro," ungkap Anies.

Akibatnya, ketika pandemi mengganggu aspek permintaan dan penawaran di sektor usaha, ekonomi di Jakarta pun mengalami kontraksi pada triwulan kedua 2020 hingga 8,3 persen, sehingga pendapatan UMKM juga berkurang hingga 70 persen.

Baca juga: Peringati Hari Santri Nasional, Anies Cerita Perjuangan KH Hasyim Asy'ari

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta membuat terobosan lewat program Jakpreneur dengan memberikan fasilitas pengembangan usaha melalui tahapan pendaftaran, pelatihan, pendampingan, fasilitasi perizinan, fasilitasi pemasaran, fasilitasi pelaporan keuangan, dan fasilitasi akses permodalan.

"Selama ini kami secara serius memberikan bantuan berbentuk akses permodalan bernilai lebih dari Rp500 miliar yang diberikan kepada pelaku usaha mikro. Lalu kami menerbitkan izin usaha mikro kecil (IUMK) ada 147.759 IUMK yang dikeluarkan. Ini harapannya mereka punya akses permodalan, bukan hanya mereka datang tapi kami mendatangi kami mendata, kami memberikan izinnya," tutur Anies.

Baca juga: Peringati Hari Santri Nasional, Anies Cerita Perjuangan KH Hasyim Asy'ari

Melalui program tersebut, Pemerintah DKI Jakarta berupaya meningkatkan skala usaha UMKM atau "UMKM naik kelas" dengan melaksanakan kegiatan yang berorientasi pada peningkatan kualitas dengan indikator omset, aset, dan penyerapan tenaga kerja.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement