Asyik Mangkal di Warung, 9 PSK Diciduk Petugas

Tritus Julan, Koran SI · Rabu 27 Oktober 2021 01:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 26 519 2492170 asyik-mangkal-di-warung-9-psk-diciduk-petugas-B1cKxh8T9v.jpg Satpol PP Mojokerto saat mendata PSK yang diciduk (foto: ist)

MOJOKERTO - Sembilan pekerja seks komersial (PSK) terjaring razia petugas Satpol PP Kabupaten Mojokerto. Mereka diamankan saat mangkal di sejumlah warung remang-remang di Desa Awang-awang, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Informasi yang dihimpun, sebanyak sembilan wanita PSK diamankan empat warung yang berbeda. Ketika itu mereka tengah menunggu para pria hidung belang yang biasa menggunakan jasa para wanita tuna susila ini. Untuk menghindari petugas mereka tidak segan bersembunyi di tengah kegelapan.

Baca juga:  Ogah Bayar Usai Diservis, WN Swedia Malah Cekik hingga Todong PSK

Kapala Satpol PP Kabupaten Mojokerto, Noerhono mengungkapkan, para wanita PSK ini terjaring saat petugas melakukan razia penyakit masyarakat. Setelah Satpol PP sering menerima laporan dari warga perihal mulai maraknya kegiatan asusila yang dilakukan di warung remang remang itu.

"Berdasarkan aduan masyarakat, jadi kita langsung lakukan penindakan dengan melaksanakan razia. Ada sembilan wanita yang berhasil kita amankan," kata Noerhono kepada awak media, Selasa (26/10/2021).

Baca juga:  Prostitusi Madiun Terbongkar, Wanita Penjaja Seks Ditangkap saat Menunggu Pelanggan di Hotel

Noerhono mengungkapkan, menyebut, warung remang-remang disekitaran jalan Desa Awang-awang kerap kali dijadikan ajang praktik prostitusi jalanan. Menurutnya, bisnis esek-esek ini sempat terhenti setiap kali petugas melakukan razia namun ternyata kembali beroperasi.

"Mereka diamankan ke kantor untuk pendataan dan pembinaan. Setelahnya diperbolehkan untuk pulang kembali, namun KTP disita oleh PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil)," ucap Noerhono.

Hanya saja, lanjut Noerhono, kesembilan PSK tak serta merta diperbolehkan pulang begitu saja. Identitas mereka yang diamankan akan diserahkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Mojokerto untuk ditindaklanjuti lebih lanjut guna dilakukan pembinaan.

"Rencana tindaklanjut akan diserahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto untuk dibina lebih lanjut," tukas Noerhono.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini