Share

Diisukan Meninggal, Pemimpin Tertinggi Taliban Muncul ke Publik

Antara, · Senin 01 November 2021 07:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 01 18 2494668 diisukan-meninggal-pemimpin-tertinggi-taliban-muncul-ke-publik-XPV9CN4Wha.jpg Pemimpin Taliban (Foto: Reuters)

KABUL - Sumber-sumber Taliban pada Minggu (31/10) mengatakan pemimpin tertinggi Taliban, Haibatullah Akhundzada, muncul di depan publik di kota selatan di Afghanistan, Kandahar.

Kemunculannya itu sekaligus menyangkal rumor yang tersebar luas bahwa dia sudah meninggal.

Akhundzada selama ini tak terlihat di depan umum bahkan setelah Taliban mengambil alih negara tersebut pada Agustus, sehingga menimbulkan spekulasi.

Dia dikenal sebagai pemimpin umat beriman dan mendapat julukan Amirul Mukminin.

Baca juga: Mengenal 4 Pemimpin Taliban

Seorang pemimpin senior Taliban yang hadir bersama Akhundzada selama berada di depan publik mengatakan kepada Reuters bahwa pemimpin tertinggi itu pada Sabtu (30/10) mengunjungi Jamiah Darul Ulum Hakim, sebuah sekolah agama di Kandahar.

Ketika gerakan Islamis itu mengumumkan pemerintahan sementaranya pada September, setelah pasukan pimpinan AS mundur, Akhundzada yang misterius mempertahankan peran yang telah dipegangnya sejak 2016 sebagai pemimpin tertinggi, otoritas tertinggi atas urusan politik, agama, dan militer kelompok itu.

Baca juga: Taliban Kembali Berkuasa di Afghanistan, Siapa Saja Para Pemimpinnya dan Bagaimana Sepak Terjang Mereka?

Meskipun beberapa pejabat mengatakan Akhundzada sebenarnya juga sudah pernah hadir di depan umum-- tanpa dipublikasikan, kemunculannya pada Sabtu merupakan yang pertama kalinya secara terangan-terangan.

Akhundzada sebelumnya lebih bersikap tidak ingin menarik perhatian publik.

Satu-satunya foto Akhundzada yang dapat diverifikasi Reuters adalah gambar tak bertanggal yang diunggah di akun Twitter milik Taliban pada Mei 2016.

Keberadaannya yang samar-samar itu telah menyebabkan spekulasi terus-menerus tentang di mana dia berada dan bagaimana kondisi kesehatannya.

Sebelumnya, Taliban tidak mengonfirmasi kematian pendiri mereka, dan pemimpin tertinggi yang pertama, Mullah Omar, selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(sst)

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini