Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

AS Akan Buka Kembali Perbatasan untuk Pelancong yang Divaksinasi Penuh Usai Ditutup Selama 20 Bulan

Susi Susanti , Jurnalis-Senin, 08 November 2021 |06:02 WIB
AS Akan Buka Kembali Perbatasan untuk Pelancong yang Divaksinasi Penuh Usai Ditutup Selama 20 Bulan
AS buka kembali perbatasan usai ditutup selama 20 bulan (Foto: New York Times)
A
A
A

NEW YORKAmerika Serikat (AS) membuka kembali perbatasannya pada Senin (8/11) untuk pengunjung asing yang sudah divaksin Covid-19 dua kali. Pembukaan ini mengakhiri larangan masuk selama 20 bulan.

Larangan itu diberlakukan mantan Presiden Donald Trump karena Covid-19.

Ini telah mempengaruhi warga non-AS dari lebih dari 30 negara, termasuk Inggris dan negara-negara Uni Eropa, memisahkan keluarga dan menghentikan pariwisata.

Maskapai mengharapkan banjir pengunjung karena pembatasan dicabut bagi mereka yang divaksinasi penuh, dan menjalani pengujian dan pelacakan kontak.

 Baca juga: Amerika Serikat Buka Perbatasan Darat dengan Meksiko dan Kanada Bulan Depan

"Rasanya enak, rasanya enak!" ungkap Jerome Thomann, Kepala agen perjalanan Jetset Voyages yang berbasis di Paris mengatakan kepada kantor berita Reuters. Dia mengatakan timnya telah melihat "peningkatan luar biasa" dalam pemesanan tiket.

Dalam upaya menghentikan penyebaran virus corona, perbatasan AS awalnya ditutup untuk pelancong dari China pada awal 2020. Pembatasan kemudian diperluas ke negara lain.

 Baca juga: 10.000 Imigran Ilegal Penuhi Perbatasan AS - Meksiko

Aturan tersebut melarang masuknya sebagian besar warga negara non-AS yang pernah berada di Inggris dan sejumlah negara Eropa lainnya, serta China, India, Afrika Selatan, Iran, dan Brasil.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement