Share

Biden Buang Angin di Depan Anggota Kerajaan Inggris, Kentut yang Panjang dan Keras

Susi Susanti, Okezone · Senin 08 November 2021 06:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 11 08 18 2498227 biden-kentut-saat-mengobrol-dengan-kerajaan-inggris-camilla-tidak-bisa-berhenti-membicarakannya-FG3Ee7t5Kw.jpg Presiden AS Joe Biden di KTT COP26 (Foto: Anadolu Agency)

GLASGOW - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dilaporkan mengeluarkan kentut "keras" di depan Duchess of Cornwall Camilla Parker Bowles pada Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim (KTT COP26).

Camilla tampaknya terpesona oleh insiden bau itu dan "tidak berhenti membicarakannya" sejak itu.

"Itu kentut yang panjang dan keras dan tidak mungkin untuk diabaikan," kata salah satu sumber orang dalam kepada Mail pada Minggu (7/11).

Camilla, 74, telah melakukan perjalanan ke Glasgow bersama suaminya Pangeran Charles.

Pasangan itu mengobrol dengan Biden di resepsi di Galeri Seni Kelvingrove. Awalnya KTT ini akan dibuka oleh Ratu Elizabeth, namun urung dilakukan karena Ratu diminta beristirahat atas perintah dokter.

Baca juga: 5 Fakta Wanita Berprofesi 'Tukang Kentut', Penghasilan Bulanannya Bikin Tercengang

Meskipun Biden telah melepaskan ‘gas alamnya’ sendiri saat berbicara dengan pasangan Kerajaan, namun dia berjanji untuk memangkas emisi metana di seluruh dunia sebesar 30 persen sebelum 2030.

“Salah satu hal terpenting yang dapat kita lakukan dalam dekade yang menentukan ini — untuk menjaga jarak 1,5 derajat — adalah mengurangi emisi metana kita secepat mungkin,” terangnya.

Biden juga meminta maaf atas keputusan mantan Presiden AS Donald Trump yang mengeluarkan AS dari Kesepakatan Iklim Paris.

Baca juga: Wanita Ini Hasilkan Rp60 Juta Sebulan dengan Kentut di Depan Kamera

Selama pidato, yang berlangsung lebih lama dari tiga menit, dia berjanji untuk memberikan lebih banyak sumber daya Amerika dalam perang melawan krisis iklim.

Biden, 78, juga diketahui sempat tertidur hanya beberapa jam sebelum dia bertemu Camilla. Matanya terpejam selama 30 detik, dan dia dibangunkan oleh seorang pria berjas di konferensi pada Senin sore.

Setelah bangun dari tidurnya, pemimpin AS itu melepaskan pelukannya dan mulai bertepuk tangan untuk pembicara pembuka.

(sst)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini