Namun kekasih Untung ternyata bukanlah Suzanne yang merupakan anak majikannya Edele Heer Moor, melainkan perempuan pribumi yang tinggal di Batavia. Tetapi siapa perempuan ini tak dijelaskan begitu gamplang di Babad Trunajaya Surapati.
Sesudah mendapat senjata yang berupa keris, pedang, celurit, tombak, dan makanan dari kerabat kekasihnya, Untung kembali ke penjara. Entah bagaimana caranya Untung ini bisa keluar dari penjara VOC di Batavia.
Tetapi setibanya di penjara, Untung dihadang oleh seorang serdadu dan seorsnh kopral. Terjadilah pertarungan antara Untung dan keduanya, Untung pun menang. Tak lama kemudian, ia memasuki penjara dan menemui 60 budak kawannya, serta membagikan senjata dan makanan kepada mereka.
Baca juga: Kisah Untung Surapati, Awal Mula Menjadi Budak di Usia Anak-Anak
Akhirnya para budak yang akhirnya mengonsumsi makanan dan mendapatkan senjata siap berperang melawan VOC. Untung pun segera membawa mereka keluar dari penjara, tetapi baru keluar dari penjara mereka diberondong oleh pasukan VOC. Perang pun tidak dapat dihindari, korban jiwa pun timbul dari kedua belah pihak.
Dari 60 budak tersebut hampir seluruhnya tewas, hanya Untung yang berhasil selamat. Sadar dirinya sendirian akhirnya ia melarikan diri dan bersembunyi di padang ilalang. Di sana Untung berusaha menyelamatkan diri dari sergapan pasukan VOC.
Baca juga: Untung Surapati, Pejuang Keturunan Raja Udayana yang Sempat Jadi Budak
Usai berhasil selamat dan keluar dari penjara, Untung kembali ke Kota Batavia. Di sana ia menyamar sebagai penjual daun sirih. Untung menyamar sambil menggalang massa dari para budak untuk melanjutkan perlawanan terhadap VOC.