Peningkatan kasus Covid-19 ini dikarenakan adanya skrining PTM, sedangkan kabupaten/kota di DIY belum melakukan tes usap acak kepada siswa. Saat ini, rara-rata capain vaksinasi pelajar di Kulon Progo sudah 95 persen, sehingga perlu adanya tes usap secara acak untuk memastikan bahwa PTM tidak berdampak penyebab penularan Covid-19.
"Kami optimistis dengan melihat hasil tes usap secara acak, PTM dapat dilanjutkan sesuai kondisi wilayah masing-masing. Kami juga berharap peran masyarakat untuk taat pada protokol kesehatan," katanya.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.