Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Soal Reshuffle Menteri, Ini Kata PPP

Dimas Choirul , Jurnalis-Selasa, 16 November 2021 |10:02 WIB
Soal <i>Reshuffle</i> Menteri, Ini Kata PPP
Wakil Ketum PPP, Asrul Sani (foto: dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Isu terkait pergantian menteri (Reshuffle) jelang pelantikan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa kian berhembus kencang diberitakan oleh sejumlah media.

Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani memberikan komentarnya terkait isu reshuffle menteri kabinet Indonesia Maju yang santer beberapa hari terakhir.

"Aku belum dapat kabar. Belum dikasih jadwal, orang baru tadi mintanya," ujar Arsul Sani.

Baca juga:  Reshuffle Kabinet, Ketua DPR: Pelantikan Menteri Akhiri Spekulasi Politik

Ia menyebutkan, dalam pertemuan dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu terakhir dari koalisi partai pemerintah juga tidak pernah ada membahas soal reshuffle

"Misalkan ada menteri dari parpol yang terpengaruh, terpental diganti atau digeser. Tapi kalau reshuffle tidak menyangkut menteri dari kita untuk apa dibicarakan," jelas Arsul Sani.

Baca juga:  Dikabarkan Terlempar dari Kabinet, Ini Cerita Bambang Brodjonegoro soal Peleburan 2 Kementerian

Lebih lanjut ia menjelaskan biasanya jika ada Menteri dari partai politik tertentu yang akan direshuffle biasanya Presiden Jokowi hanya akan memanggil tokoh dari parpol tersebut.

"Tidak pernah Presiden mengumpulkan Ketua Umum Partai untuk reshuffle, tapi kalau ada komunikasi dalam bentuk satu per satu, dan itu terkait menteri yang dari parpol tertentu (akan di reshuffle). Kalau yang di reshuffle Menteri dari profesional tidak perlu memberitahukan kepada Ketum Partai. Untuk apa," pungkas Arsul Sani.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement