Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kisah Kota Pertama di AS yang Dipimpin Muslim, Suasana Harmonis Azan dan Lonceng Gereja Bunyi Bersamaan

Agregasi BBC Indonesia , Jurnalis-Sabtu, 20 November 2021 |12:23 WIB
Kisah Kota Pertama di AS yang Dipimpin Muslim, Suasana Harmonis Azan dan Lonceng Gereja Bunyi Bersamaan
Anggota dewan kota terpilih seorang muslim (Foto: BBC Indonesia)
A
A
A

Dua puluh tahun setelah serangan 11 September, Islamofobia masih menghantui umat Muslim dan etnis Arab Amerika.

Hampir setengah dari orang dewasa Muslim-Amerika mengatakan kepada Pew pada tahun 2016 bahwa mereka secara pribadi telah mengalami beberapa bentuk diskriminasi, ketika Donald Trump saat kampanye Pilpres mengusulkan larangan imigran dari negara-negara mayoritas Muslim memasuki AS.

Para peneliti juga menemukan bahwa di antara semua kelompok agama, Muslim masih menghadapi pandangan paling negatif dari publik Amerika.

Lebih dari separuh orang Amerika mengatakan tidak mengenal Muslim secara pribadi, tetapi bagi mereka yang dekat dengan umat Muslim cenderung tidak sampai berpikir bahwa Islam mendorong kekerasan dari agama lain.

Hamtramck adalah contoh hidup, tentang bagaimana pengalaman pribadi menghilangkan Islamofobia.

Ketika Shahab Ahmed mencalonkan diri sebagai anggota dewan kota tak lama setelah serangan 11 September, dia menghadapi perjuangan yang berat.

"Ada selebaran di seluruh kota yang mengatakan saya pembajak ke-20 yang tidak berhasil mencapai pesawat," kata orang Bengali Amerika itu.

Setelah dia kalah dalam pemilihan tahun 2001, Ahmed mengetuk pintu tetangga untuk memperkenalkan diri.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement